Dituding Retas Ponsel Mantan PM Inggris, Begini Reaksi Rusia
Juru bicara Kremlin membantah laporan media Inggris tentang dugaan peretasan telepon mantan perdana menteri negara Inggris, Liz Truss.
Surat kabar inggris, Daily Mail hari Minggu mengutip sumber keamanan anonim, mengklaim bahwa agen asing, termasuk Rusia, terlibat dalam aksi peretasan ponsel mantan Perdana Menteri Inggris Liz Truss.
Daily Mail dalam beritanya menyebut telepon pribadi Liz Truss diretas oleh agen asing selama masa jabatannya sebagai perdana menteri, dan mereka memperoleh rincian rahasia negosiasi Inggris dengan sekutu internasional.
“Pesan-pesan yang diperoleh para peretas termasuk diskusi yang sangat sensitif antara Liz Truss dengan pejabat tinggi negara lain tentang perang di Ukraina, bahkan hingga rincian negosiasi transfer senjata,” tulis Daily Mail.
Kantor berita Sputnik hari Senin (31/10/20220) melaporkan, Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin membantah klaim media Inggris mengenai peretasan ponsel Liz Truss, dengan mengatakan, "Amat disayangkan, media Inggris jarang mempublikasikan apa pun yang dapat dianggap serius. Oleh karena itu, kami menganggap hal-hal seperti itu sebagai masalah sepele saja,”.
Alex Younger, mantan kepala Badan Intelijen Luar Negeri Inggris (MI6) dalam sebuah wawancara dengan Times mengatakan bahwa ponsel mantan Perdana Menteri Inggris Liz Truss mungkin diretas dengan perangkat lunak mata-mata Israel, Pegasus.(PH)