Biden: AS akan Kirim 31 Tank Abrams ke Ukraina
Presiden Amerika menanggapi langkah Inggris, Prancis dan Jerman mengirim tank mereka ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat juga akan mengirimkan 31 tank Abrams ke Kyiv.
Perang di Ukraina dengan segala konsekuensi politik, militer, ekonomi, sosial bahkan budayanya sudah memasuki bulan kesebelas, dan negara-negara Barat masih terus mengirimkan senjata ke Ukraina yang memperpanjang konflik di negara ini.
Pejabat Rusia dan beberapa pakar dan media Barat menggambarkan perang di Ukraina sebagai perang proksi antara Barat dan Rusia.
Presiden AS Joe Biden dalam statemen hari Rabu (25/1/2023) mengatakan bahwa dia telah melakukan konsultasi telepon dengan para pemimpin Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia mengenai perlunya melanjutkan dukungan militer untuk Ukraina.
Biden mengumumkan bahwa Inggris, Prancis, dan Jerman akan menyediakan tank tempur ke Ukraina, dan Amerika Serikat akan mengirim 31 tank Abrams ke Kyiv.
"Bantuan militer kami ditujukan untuk melindungi kedaulatan Ukraina dan mempertahankan wilayahnya. Pasokan tank ke Ukraina telah dilakukan dengan persetujuan dan kerja sama semua sekutu kami. Putin mengira dia bisa memisahkan kita dari sekutu Eropa, tetapi dia tidak akan bisa," kata Biden.
"Kami bersatu dalam dukungan untuk Ukraina, dan kami menantikan kemenangannya dalam pertempuran ini, karena ini adalah pertempuran untuk kebebasan," tegasnya.
Anatoly Antonov, duta besar Rusia untuk Washington mennaggapi tindakan Amerika Serikat dengan mengatakan "Kemungkinan pengiriman tank Abrams Amerika ke Ukraina akan menjadi provokasi yang jelas terhadap Rusia."(PH)