Rusia Selidiki Serangan atas Pabrik Kemenhan Iran di Isfahan
https://parstoday.ir/id/news/world-i138734-rusia_selidiki_serangan_atas_pabrik_kemenhan_iran_di_isfahan
Juru bicara pemerintah Rusia mengabarkan dinas-dinas khusus negara ini tengah menganalisa laporan-laporan terkait serangan terbaru di Isfahan, Iran. Menurutnya Moskow mengecam aksi semacam ini terhadap sebuah negara.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 30, 2023 17:12 Asia/Jakarta
  • Jubir pemerintah Rusia, Dmitry Peskov
    Jubir pemerintah Rusia, Dmitry Peskov

Juru bicara pemerintah Rusia mengabarkan dinas-dinas khusus negara ini tengah menganalisa laporan-laporan terkait serangan terbaru di Isfahan, Iran. Menurutnya Moskow mengecam aksi semacam ini terhadap sebuah negara.

Dmitry Peskov, Senin (30/1/2023) mengatakan, "Dinas-dinas khusus Rusia saat ini sedang menganalisa laporan-laporan terkait serangan terbaru ke Iran. Bagaimana pun juga kami mengecam aksi-aksi semacam ini terhadap sebuah negara merdeka."
 
Ia menambahkan, "Pasokan senjata dari Barat ke Ukraina bukan saja tidak berguna, bahkan akan meningkatkan ketegangan, akan tetapi jalan operasi militer Rusia tak akan berubah."
 
Pada saat yang sama, Peskov membantah statemen mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mengaku diancam akan diserang rudal oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
 
"Pernyataan mantan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson tersebut tidak benar, pernyataan itu bohong," tegas Jubir pemerintah Rusia.
 
Peskov menjelaskan, "Putin kepada Johnson mengatakan masuknya Ukraina ke NATO, dan penempatan rudal di perbatasan Rusia, berarti bahwa dalam waktu beberapa menit ia akan sampai di Moskow." (HS)