Rusia Kritik Sikap Pasif Eropa dalam Masalah Penistaan Al Quran
https://parstoday.ir/id/news/world-i138946-rusia_kritik_sikap_pasif_eropa_dalam_masalah_penistaan_al_quran
Ketua Dewan Federasi Rusia meminta parlemen Eropa untuk mengutuk penistaan Al-Quran yang terjadi di sejumlah negara kawasan benua biru itu.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 02, 2023 12:05 Asia/Jakarta
  • Rusia Kritik Sikap Pasif Eropa dalam Masalah Penistaan  Al Quran

Ketua Dewan Federasi Rusia meminta parlemen Eropa untuk mengutuk penistaan Al-Quran yang terjadi di sejumlah negara kawasan benua biru itu.

Baru-baru ini terjadi tiga kasus penistaan Al Quran yang dilakukan ekstremis sayap kanan di Swedia, Denmark dan Belanda dengan menghina dan membakar Al-Quran.

Anadolu melaporkan, Valentina Matviyenko dalam statemen yang disampaikan hari Rabu (1/2/2023) meminta Parlemen Eropa untuk mengutuk tindakan ini dengan serius dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegahnya supaya tidak terulang kembali.

Ketua Dewan Federasi Rusia menekankan bahwa penghinaan terhadap nilai-nilai agama adalah kejahatan dan memicu peningkatan kebencian di tengah masyarakat global.

"Semua pemerintah yang memiliki akal sehat di dunia seharusnya tidak hanya mengutuknya tetapi juga menuntut diakhirinya tindakan demikian," ujar Matviyenko.

Ia juga mengutuk pembakaran Al Qur'an di depan kedutaan Rusia di Denmark, dengan mengatakan, "Para duta besar negara yang mengizinkan untuk melakukannya harus dipanggil dan diprotes."

Iran, Turki, Mesir, Kuwait, UAE, Al -Azhar Mesir, Qatar, Arab Saudi, Indonesia, Yordania, Maroko, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Dewan Kerja Sama Teluk Persia, Hezbullah Lebanon, Hamas dan lembaga-lembaga yang mengambil sikap menentang tindakan itu dan mengutuknya, serta menyerukan pencegahan supaya tidak terulang kembali dan hukuman bagi para pelakunya.(PH)