Demonstrasi Protes Kejahatan Israel di Gaza Berlanjut di Inggris
https://parstoday.ir/id/news/world-i161208-demonstrasi_protes_kejahatan_israel_di_gaza_berlanjut_di_inggris
Ribuan warga Inggris memprotes kejahatan rezim Zionis di Gaza selama 15 pekan berturut-turut di berbagai kota di Inggris.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Jan 21, 2024 13:21 Asia/Jakarta
  • Demonstrasi Protes Kejahatan Israel di Gaza Berlanjut di Inggris

Ribuan warga Inggris memprotes kejahatan rezim Zionis di Gaza selama 15 pekan berturut-turut di berbagai kota di Inggris.

Para pengunjuk rasa dari berbagai etnis, kebangsaan dan agama hari Sabtu (20/1/2024) meneriakan slogan-slogan mengecam kejahatan rezim Zionis di jalur Gaza dan menyatakan solidaritas terhadap rakyat Palestina di jalan-jalan London dan kota-kota padat penduduk lainnya di Inggris.

Para demonstran yang turun ke jalan mengusung isu “Hari Aksi Nasional untuk Palestina"​ membawa bendera Palestina, dan spanduk bertuliskan slogan-slogan berakhirnya pendudukan dan sistem apartheid, dan tuntutan penghentian bantuan senjata Inggris kepada rezim Zionis dan pengusiran duta besarnya dari London.

Demonstrasi pada hari Sabtu di Inggris menghadapi tekanan dan pembatasan dari pemerintah negara tersebut untuk membungkam para pendukung Palestina, dan berubah menjadi gerakan politik.

Pekan lalu, sekelompok besar demonstran berkumpul di depan gedung Parlemen Inggris setelah berbaris di jalan-jalan pusat kota London dan menuntut dukungan anggota parlemen untuk segera melakukan gencatan senjata di Gaza.

Central European Human Rights Watch dalam sebuah pernyataan hari Sabtu mengungkapkan bukti gugurnya 94 profesor universitas bersama dengan ratusan guru dan ribuan mahasiswa dalam kejahatan genosida yang dilakukan oleh rezim Zionis di Gaza.

Kantor berita Sama juga mengumumkan identifikasi 20 jenazah yang gugur dalam serangan terbaru rezim Zionis di kamp al-Bureij dan Al-Maghazi serta daerah al-Masdar di pusat Jalur Gaza.

Sebelumnya, Pusat Informasi Palestina melaporkan adanya penyerangan yang dilancarkan pasukan tentara Zionis terhadap gedung Universitas Palestina Al-Isra yang terletak di Jalur Gaza dan kehancurannya beserta 3.000 artefak bersejarah.(PH)