India: Pakistan tak Berhak Campuri Urusan Dalam Negeri Kami
-
Vikas Swarup, Jubir Kemenlu India
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India mengecam intervensi Pakistan di Kashmir-India dan mengatakan, Pakistan tidak berhak mencampuri urusan dalam negeri India.
Vikas Swarup, Jubir Kemenlu India, Jumat (12/8) menuturkan, New Delhi mendesak diakhirinya dukungan Pakistan atas terorisme dan kekerasan terhadap India.
Ia juga menyinggung penangkapan Bahadur Ali, anggota Lashkar Taiba di Kashmir-India dan menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh, dinas intelijen, Pakistan membantu pria tersebut untuk menyebarkan pengaruhnya di wilayah itu.
Jubir Kemenlu India juga menjelaskan soal surat Nawaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan untuk Sekjen PBB.
"Tidak penting berapa surat yang sudah dikirim Pakistan ke lembaga-lembaga internasional terkait masalah Kashmir-India," ujarnya.
PM Pakistan beberapa waktu lalu dalam sebuah suratnya untuk Sekjen PBB dan Komisi Tinggi PBB urusan Hak Asasi Manusia, mendesak langkah tegas untuk mengakhiri kekerasan dan pelanggaran HAM di Kashmir-India.
Sementara itu PM India, Kamis (11/8) menuduh Pakistan sengaja menyulut instabilitas di Kashmir.
Sushma Swaraj, Menlu India memperingatkan Pakistan untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri India dan mengatakan, jika Pakistan tidak berhenti melakukan intervensi semacam ini, maka negara itu harus bersiap menerima dampak-dampak berbahaya dari langkahnya tersebut. (HS)