Paus Leo XIV Mengkritik Provokasi Perang Amerika dan Israel terhadap Iran
-
Paus Leo XIV, pemimpin umat Katolik dunia
Pars Today - Paus Leo XIV, pemimpin umat Katolik dunia sekali lagi mengkritik para inisiator perang terhadap Iran, dan dengan menyinggung penggunaan pejabat Amerika dari bahasa Kristen untuk membenarkan serangan agresif terhadap Iran, berkata, “Tuhan tidak akan menerima doa mereka yang tangannya ternoda darah.”
Menurut laporan Pars Today, Paus Leo, pemimpin umat Katolik dunia menyampaikan pernyataan di hadapan puluhan ribu orang di Lapangan San Pietro, Vatikan, bahwa tidak dapat menggunakan Yesus Kristus untuk membenarkan perang apa pun.
Pernyataan ini disampaikan dalam upacara perayaan dimulainya libur Paskah (Easter) bagi satu miliar empat ratus juta umat Katolik di seluruh dunia.
Paus Amerika Serikat pertama ini menambahkan kepada jemaah yang hadir, “Ini adalah Tuhan kita. Kristus, Raja Perdamaian, menentang perang, sehingga tidak seorang pun dapat menggunakan namanya untuk membenarkan perang.”
Leo juga merujuk pada bagian dari teks kitab suci, mengatakan, “(Yesus) tidak mendengarkan doa mereka yang mencari perang, melainkan menentangnya. ‘Bahkan jika kamu berdoa dan beribadah, Aku tidak akan mendengarkan: tanganmu penuh dengan darah.’”
Dalam beberapa minggu terakhir, Paus telah berulang kali mengkritik perang yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.(sl)