Rusia Tuntut AS Berkomitmen atas Gencatan Senjata Suriah
Menteri Luar Negeri Rusia menuntut pemerintah Amerika Serikat untuk menjaga komitmennya terkait gencaran senjata di Suriah.
IRNA (26/2) melaporkan, Sergei Lavrov, Menlu Rusia, Jumat (26/2) dalam wawancara dengan wartawan, menilai berita seputar "rencana B", Amerika terkait Suriah sebagai lelucon.
Ia menuturkan, kita tidak sedang menghitung jumlah huruf alfabet Rusia atau Inggris, kita sedang menjalankan kesepakatan yang sudah dicapai.
Lavrov menambahkan, baru-baru ini dalam kontak telepon dengan John Kerry, Menlu Amerika, mempertanyakan artikel terbaru yang dimuat surat kabar Wall Street Journal tentang pertemuan di Gedung Putih yang dihadiri petinggi Pentagon dan CIA.
Pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan itu mendesak dilakukannya tekanan atas Rusia ketimbang mencapai kesepakatan gencatan senjata di Suriah antara Moskow-Washington.
Lavrov berharap pemerintah Amerika membuka kondisi pemberlakuan gencatan senjata yang dicapai kedua negara di Suriah.
Berdasarkan perencanaan yang disepakati sebelumnya, tanggal 26 Februari adalah waktu dimulainya gencatan senjata yang tidak meliputi ISIS, Front Al Nusra dan kelompok-kelompok teroris. (HS)