Rusia Dukung Penghapusan Embargo Senjata Libya
Panglima Tentara Nasional Libya, Jenderal Khalifa Haftar mengatakan Rusia akan berusaha untuk mengakhiri embargo senjata terhadap Libya.
Seperti dilansir AFP, Haftar dalam wawancaranya dengan harian Italia, Corriere della Sera, Selasa (3/1/2017) menuturkan bahwa Presiden Vladimir Putin telah menyatakan kesiapan untuk mengakhiri embargo senjata terhadap Libya.
Dia juga mengakui situasi Libya saat ini kompleks dan menambahkan, isu-isu keamanan akan menjadi prioritas dan sekarang bukan waktu yang tepat untuk melakukan perundingan politik, tapi ia mengatakan siap berunding dengan pemerintah persatuan nasional.
Menurut Haftar, semua harus bersatu demi mencapai perdamaian di Libya.
PBB memberlakukan embargo senjata terhadap Libya pada Februari 2011 setelah pecahnya kerusuhan di negara Afrika Utara itu. (RM)