Militer Rusia Kini Dipersenjatai Rudal-rudal Lintas Benua Baru
Salah satu surat kabar Rusia mengabarkan penyerahan rudal-rudal baru lintas benua berdaya jangkau 11 ribu kilometer kepada Angkatan Bersenjata Rusia.
IRNA (6/3) melaporkan, surat kabar Rossiyskaya Gazeta, Rusia menulis, Pasukan Rudal Strategis Rusia, baru-baru ini menerima rudal-rudal baru lintas benua, RS-26 atau Rubezh РС-26 .
Salah satu karakteristik rudal lintas benua Rusia itu adalah perubahan permanen jalur yang ditempuh rudal tersebut, sehingga menyebabkannya sangat sulit untuk dilacak.
Menurut koran Rusia itu, pakar militer mengatakan, sistem-sistem pertahanan rudal yang saat ini ada di dunia tidak akan mampu untuk melacak pergerakan rudal RS-26.
Amerika Serikat, katanya, sangat mencemaskan langkah Rusia mempersenjatai pasukannya dengan rudal-rudal lintas benua, RS-26.
RS-26 juga dilengkapi dengan hulu ledak-hulu ledak berkecepatan supersonik dan kemampuan ini dimiliki juga oleh rudal lintas benua Proton-M yang termasuk rudal sangat kuat dengan daya jangkau sekitar 10 ribu kilometer.
Keunggulan kedua rudal itu berbeda dengan sebagian besar rudal Rusia yang ada di gudang-gudang rudal strategis negara itu.
Rossiyskaya Gazeta menambahkan, untuk menghancurkan hulu ledak-hulu ledak pembagi rudal RS-26, diperlukan 50 rudal buatan Amerika, SM-3. Hal ini menyebabkan sistem pertahanan rudal Amerika dinilai tidak akan mampu melumpuhkannya. (HS)