Sekjen PBB: Myanmar Harus Hentikan Operasi Militer di Rakhine
-
Antonio Guterres
Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa, PBB mengatakan, Menteri Luar Negeri Myanmar dan pemerintah negara itu harus menghentikan operasi militer terhadap Muslimin Rohingya di negara bagian Rakhine.
Tasnim News (17/9) melaporkan, Antonio Guterres, Sekjen PBB menuturkan, jika Aung San Suu Kyi, Menlu Myanmar tidak melakukan langkah apapun, maka bencana kemanusiaan akan semakin buruk.
Ia menambahkan, Suu Kyi dan pemerintah Myanmar harus menghentikan segera kekerasan terhadap Muslimin Rohingya.
Sebelumnya, Zeid Ra'ad Al Hussein, Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB menyebut operasi militer Myanmar sebagai bukti nyata adanya upaya pembersihan etnis di negara itu.
Berdasarkan laporan PBB, serangan yang dilakukan militer Myanmar terhadap Muslimin Rohingya telah memicu eksodus sekitar 400 ribu etnis paling tertindas di dunia itu ke perbatasan Bangladesh sejak 25 Agustus 2017 lalu. (HS)