Intervensi AS dan Barat di Libya di Luar Misi PBB
-
Utusan Khusus PBB untuk Libya, Ghassan Salame.
Utusan Khusus PBB untuk Libya, Ghassan Salame mengatakan, Amerika Serikat dan Barat melakukan intervensi di Libya untuk melindungi kepentingan mereka sendiri.
Menurut situs al-Youm al-Sabe', Salame dalam pertemuan dengan Panglima militer Libya Jenderal Khalifa Haftar di Kairo, Mesir pada Minggu (3/12/2017), membahas sebuah proposal untuk mencapai kesepakatan komprehensif guna mengakhiri pertikaian politik di negara tersebut.
Salame dan Haftar juga bertukar pandangan mengenai langkah-langkah yang berhubungan dengan perang kontra-terorisme serta kondisi ekonomi dan sosial yang sulit di Libya.

"Intervensi Amerika dan Barat di Libya terjadi di luar misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan ditujukan untuk mempertahankan kepentingan mereka sendiri," kata Salame.
Libya menyaksikan pertikaian internal dan serangan kelompok-kelompok teroris, menyusul transformasi politik tahun 2011 dan pendekatan intervensionis AS dan Barat. (RM)