Jerman Ancam Gabung Kubu Iran Jika AS Keluar dari JCPOA
-
Netanyahu dan Merkel
Media-media rezim Zionis Israel ramai memberitakan Kanselir Jerman, Angela Merkel yang memperingatkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, jika Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir Iran atau JCPOA, maka Eropa akan berdiri di sisi Iran.
Surat kabar Times of Israel, Selasa (20/3/2018) menulis, Angela Merkel di sela KTT Forum Ekonomi Dunia 2018 di Davos, Swiss kepada Netanyahu mengatakan, keluarnya Amerika dari kesepakatan nuklir Iran bukan hanya akan menciptakan perpecahan antara negara-negara Barat dengan Amerika dan Israel, bahkan akan berujung dengan perang.
Kanselir Jerman juga mengatakan kepada Netanyahu, negara-negara Eropa tidak ingin melanggar kesepakatan internasional yang sudah ditandatanganinya dan pembatalan JCPOA dengan menyerang kredibilitas Barat, akan mempersulit pencapaian kesepakatan-kesepakatan diplomatik lain di masa depan.
Kanal 10 televisi Israel mengabarkan, Merkel kepada PM Israel berkata, keluarnya Amerika dari JCPOA akan mendorong kami bersama Inggris dan Perancis untuk menambil sikap yang sejalan dengan Rusia, Cina dan Iran, sementara di kubu seberang ada Amerika dan Israel.
Dengan klaim bahwa JCPOA hanya menguntungkan pihak Iran semata, Presiden Amerika ingin mengubah isi kesepakatan nuklir Iran demi kepentingan pribadi Washington.
Di sisi lain, negara-negara Eropa menegaskan akan mempertahankan JCPOA karena menganggapnya sebagai kesepakatan internasional, bukan kesepakatan bilateral yang bisa diubah secara sepihak. (HS)