Cina dan Rusia Sepakat Lawan Unilateralisme AS
-
Li Keqiang dan Dmitry Medvedev.
Perdana Menteri Cina, Li Keqiang dan Dmitry Medvedev, mitranya dari Rusia menekankan tekad kedua negara untuk melawan unilateralisme dan proteksionisme Amerika Serikat di dunia.
Seperti dikutip IRNA, Kamis (8/11/2018), Li dan Medvedev dalam Pertemuan Reguler ke-23 Cina-Rusia di Beijing, menyatakan bahwa mereka menentang unilateralisme AS dan tidak akan membiarkan sistem multilateralisme di dunia rusak.
“Unilateralisme merupakan bahaya besar bagi dunia, dan kedua negara harus menjaga sistem multilateralisme dan perdagangan bebas berbasis WTO, serta berjuang melawan unilateralisme dan proteksionisme,” tegas mereka dalam sebuah pernyataan.
Li dan Medvedev juga sepakat untuk memperluas perdagangan lintas batas dan bekerjasama di bidang energi, investasi, kedirgantaraan, peningkatan transaksi ke angka 100 miliar dolar, pariwisata, media dan olahraga.
Selama pertemuan Beijing, kedua pihak bertukar pandangan seputar sektor pariwisata, pelaksanaan proyek-proyek yang terkait dengan Jalur Sutra, kerja sama dengan anggota BRICS dan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) dan pertukaran budaya. (RM)