Diplomasi AS untuk Melawan Iran, Sepi Peminat di Timur Tengah
https://parstoday.ir/id/news/world-i66637-diplomasi_as_untuk_melawan_iran_sepi_peminat_di_timur_tengah
Media The National Interest menyebut pidato anti-Iran yang disampaikan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompoe di Kairo, tidak memiliki kredibilitas yang diperlukan di Timur Tengah dan Afrika Utara.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 16, 2019 13:45 Asia/Jakarta
  • Mike Pompeo saat mengunjungi Masjid Al-Fattah Al-Alim di Kairo.
    Mike Pompeo saat mengunjungi Masjid Al-Fattah Al-Alim di Kairo.

Media The National Interest menyebut pidato anti-Iran yang disampaikan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompoe di Kairo, tidak memiliki kredibilitas yang diperlukan di Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Tur Pompeo ke Timur Tengah dan pidatonya di Kairo adalah bentuk perintah Washington kepada para pemimpin Arab untuk melawan Iran, tetapi tidak memiliki kredibilitas yang cukup," kata The National Interest dalam sebuah artikel pada hari Selasa (15/1/2019) seperti dikutip IRNA.

Pemerintahan Trump bahkan telah kehilangan kepercayaan dari rakyat Amerika sendiri.

Pompoe dalam pidatonya mengatakan AS telah menguliti Iran sejak Trump berkuasa, padahal Trump dan pemerintahannya tidak mampu melukai Iran selama dua tahun berkuasa selain mengeluarkan retorika.

Mike Pompeo.

"Dalam kondisi seperti ini, Pompeo ingin mengirim pesan kepada para pemimpin Arab bahwa kebijakan AS untuk melawan Iran di Timur Tengah harus diterapkan tanpa syarat," tulis The National Interest.

Pidato Pompeo mungkin akan dianggap penting di AS, tetapi tidak memiliki peminat di Timur Tengah.

Menlu AS selama turnya ke Timur Tengah, mengakui kesulitan AS untuk melawan pengaruh regional Iran dan menyebut klaim Gedung Putih untuk mengusir seluruh pasukan Iran dari Suriah sebagai sebuah tujuan yang ambisius. (RM)