Turki Larang Direktur Sputnik Masuk Istanbul
Pemerintah Turki melarang Direktur kantor berita Sputnik, Rusia masuk ke kota Istanbul.
IRIB News (20/4) melaporkan, setelah menyita kartu identitas wartawan dan mencabut izin tinggal Tural Kerimov, pemerintah Turki meminta direktur Sputnik itu untuk meninggalkan wilayah Turki dengan penerbangan berikutnya menuju Rusia.
Tural Kerimov, setelah berada di bandara internasional Ataturk, Istanbul selama satu jam, mendapat surat dari petugas kontrol perbatasan Turki yang isinya menyebutkan, "orang ini dilarang masuk ke Turki".
Sebelumnya pemerintah Turki juga menutup akses situs Sputnik. Petugas Departemen Komunikasi Turki mengumumkan, situs internet Sputnik ditutup berdasarkan undang-undang nomor 5651 yang membatasi akses pengguna internet atas informasi.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam langkah Turki menutup situs internet Sputnik dan menyebut langkah itu merupakan satu lagi pelanggaran tegas atas hak asasi manusia dan kebebasan, kebebasan berpendapat serta akses untuk mendapatkan informasi.
Kemenlu Rusia mengatakan, tekanan tanpa henti petinggi Turki kepada media-media publik terus berlanjut. (HS)