WHO Khawatir Maraknya Kematian Rakyat Yaman
-
Perang di Yaman
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, penyakit tidak menular penyebab 57 persen kematian di negara Yaman yang dilanda perang.
WHO hari Rabu (17/4) seraya merilis hal ini di akun twitternya menulis, penyakit tidak menular khususnya kanker menjadi penyebab 57 persen kematian yang terjadi di Yaman setiap tahun.
Organisasi ini bulan Maret tahun ini merilis statemen yang menyatakan lebih dari separuh rumah sakit Yaman tidak berfungsi dan sejumlah rumah sakit serta balai pengobatan di negara ini sulit beroperasi karena kekurangan obat-obatan dan peralatan medis.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Rumah sakit dan balai pengobatan di Yaman juga terkena dampak agresi militer Arab Saudi dan jumlah penyakit serta epidemi di negara ini meningkat drastis sehingga memicu kekhawatiran besar.
Presiden AS Donald Trump Selasa 16 April untuk kedua kalinya menveto resolusi DPR AS yang menekankan urgensitas dihentikannya dukungan Washington terhadap Koalisi Arab Saudi di perang Yaman.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman sampai saat ini menewaskan 16 ribu orang, menciderai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi. (MF)