Daesh Akui Lancarkan Pemboman di Sri Lanka
-
Serangan teroris di Sri Lanka
Kelompok teroris Daesh mengklaim bertanggung jawab atas delapan serangan bom beruntun di sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka di Hari Paskah pada Minggu (21/4) lalu.
Media propaganda kelompok teroris Daesh, Amaq menyatakan, serangan terbaru di gereja dan hotel mewah Sri Lanka dilakukan oleh anggota Daesh.
Tapi pemerintah Sri Lanka sendiri belum memberikan komentar terkait klaim Daesh yang merenggut nyawa ratusan orang tersebut.
Namun sebelumnya, Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan Wijewardene, mengatakan berdasarkan investigasi awal, rangkaian serangan di negaranya itu diduga merupakan bentuk balas dendam atas serangan teror di Christchurch, Selandia Baru.
Korban tewas serangan bom beruntun di tiga kota Sri Lanka selama perayaan Hari Paskah kemarin bertambah menjadi 310 orang.
Juru bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera juga mengatakan, sedikitnya 500 orang ikut terluka dalam serangan bom yang terjadi di delapan tempat terpisah.(PH)