PBB Khawatir Kekerasan Pemerintah Nigeria terhadap Muslim
-
Polisi Nigeria bubarkan acara duka Muharram (arsip)
Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk kekerasan mematikan pemerintah dan militer Nigeria terhadap umat Muslim dan aktivis Gerakan Islam Nigeria (IMN).
Reuters melaporkan, Agnès Callamard menyinggung temuan pertamanya selama kunjungan 12 hari ke Nigeria, dan menyebut kondisi umat Muslim di negara ini sangat mengkhawatirkan.
Callamard juga menyesalkan aksi represif terhadap Gerakan Islam Nigeria di tahun 2015.
Militer Nigeria tahun 2015 secara mengerikan menyerang warga yang tengah menggelar acara duka untuk Imam Husein as, cucu Rasulullah Saw dan mengalirkan darah sekitar 2000 orang. Setelah melukai Sheikh Zakzaky dan istrinya, militer Nigeria menangkap pemimpin IMN ini.
Pemerintah Nigeria selama beberapa hari terakhir juga menerapkan pembatasan ketat terhadap IMN serta penyelenggaraan ritual duka Muharram di negara ini.
Meski demikian acara duka untuk Imam Husein as masih tetap digelar di berbagai kota Nigeria dengan dihadiri pengikut serta pecinta Ahlul Bait as.
Berbagai berita menunjukkan kepolisian Nigeria menginstruksikan jajarannya menangkap para pendukung Sheikh Ibrahim Zakzaky, pemimpin IMN dan tidak mengijinkan pusat-pusat Syiah di seluruh negara ini melakukan aktivitas keagamaannya. (MF)