AS Ancam Sanksi Semua Entitas Pendukung Hizbullah Lebanon
-
Marshall Billingslea dan Perdana Menteri Lebanon, Saad Hariri bertemu di Beirut.
Wakil Menteri Keuangan AS, Marshall Billingslea mengatakan Washington akan melanjutkan tekanan dan sanksi terhadap Hizbullah Lebanon.
Dia menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan Perdana Menteri Lebanon, Saad Hariri dan Ketua Parlemen Nabih Berri di Beirut, Senin (23/9/2019), seperti dikutip IRNA.
"AS akan menjatuhkan sanksi kepada setiap entitas yang mendukung Hizbullah," tegas Billingslea.
Dia menjelaskan bahwa tujuan kunjungannya ke Beirut adalah untuk mengawasi pelaksanaan sanksi terhadap Hizbullah dan memeriksa proses penerapan sanksi terhadap Bank Jammal Trust Lebanon.
Departemen Keuangan AS pada 29 Agustus lalu menjatuhkan sanksi kepada bank tersebut dengan alasan mempermudah kegiatan perbankan untuk Hizbullah.
AS telah menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah individu dan entitas yang diklaim memiliki hubungan dengan Hizbullah Lebanon.
AS dan rezim Zionis berusaha untuk meningkatkan tekanan terhadap Hizbullah setelah kelompok itu sukses dalam menumpas kelompok teroris di kawasan.
Hizbullah Lebanon memainkan peran penting dalam melawan konspirasi dan tindakan destruktif, yang dilakukan oleh poros Amerika-Zionis di kawasan. (RM)