Rusia: Kami akan Lanjutkan Kerja Sama dengan Iran di Fordow
-
Rsuia-Iran
Departemen Luar Negeri Rusia Selasa (19/11) di statemennya menekankan, Moskow akan terus melanjutkan kerja sama dekatnya dengan Tehran di instalasi nuklir Fordow.
Menurut laporan IRIB, Deplu Rusia di statemen ini menilai keputusan Amerika mengakhiri pengecualian sanksi terkait kerja sama nuklir dengan Iran di Fordow melanggar perjanjian internasional.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo Senin (17/11) seraya mengulang tudingan tak berdasar terhadap program nuklir damai Iran menyatakan, Washington akan membatalkan pengecualian sanksi terkait kerja sama nuklir dengan Iran di instalasi Fordow.
Amerika 3 Mei lalu juga membatalkan tiga kasus pengecualian kerja sama nuklir dengan Iran termasuk relokasi uranium yang diperkaya dan air berat ke luar Iran.
Langkah ini sepenuhnya bertentangan dengan JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.
Kerja sama nuklir damai dengan Iran merupakan salah satu dari butir kesepakatan nuklir JCPOA.
Pemerintah Amerika sejak hari pertama implementasi JCPOA (16 Januari 2016) melakukan sabotase dan mulai berusaha mengurangi konsesi ekonomi Iran dari kesepakatan nuklir.
Pada akhirnya Trump Sabtu (8 Mei 2018) secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA, mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir dan memulihkan kembali sanksi ilegal nuklir terhadap Iran.
Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (MF)