Arab Saudi Cs Dianggap Langgar Resolusi PBB di Libya
https://parstoday.ir/id/news/world-i76770-arab_saudi_cs_dianggap_langgar_resolusi_pbb_di_libya
Perwakilan Tetap Pemerintah Persatuan Nasional Libya untuk PBB, menyatakan Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab telah melanggar resolusi Dewan Keamanan dengan menyalurkan senjata kepada kelompok yang disebut Tentara Nasional Libya (LNA) pimpinan Jenderal Khalifa Haftar.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Des 21, 2019 11:24 Asia/Jakarta
  • Pertemuan Jenderal Khalifa Haftar dan Raja Salman di Riyadh. (dok)
    Pertemuan Jenderal Khalifa Haftar dan Raja Salman di Riyadh. (dok)

Perwakilan Tetap Pemerintah Persatuan Nasional Libya untuk PBB, menyatakan Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab telah melanggar resolusi Dewan Keamanan dengan menyalurkan senjata kepada kelompok yang disebut Tentara Nasional Libya (LNA) pimpinan Jenderal Khalifa Haftar.

"Resolusi Dewan Keamanan PBB melarang pengiriman senjata ke Libya, tetapi Mesir, Saudi, dan Uni Emirat Arab tetap melakukannya dan memberikan dukungan finansial kepada Jenderal Haftar. Tindakan ini telah menghalangi terciptanya stabilitas di Libya," kata Perwakilan Tetap Libya dalam sebuah pernyataan, Jumat (20/12/2019) malam, seperti dikutip kantor berita IRIB.

Mengenai nota kesepahaman pemerintah persatuan nasional Libya dan Turki tentang kerja sama militer, pernyataan tersebut menegaskan bahwa MoU dengan Ankara tidak bertentangan dengan kesepakatan politik Libya dan tidak membutuhkan persetujuan pihak lain.

Tentara Nasional Libya yang mendapat dukungan Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara Barat, telah menguasai wilayah timur Libya dan selama beberapa bulan terakhir mulai bergerak ke arah utara Libya.

Jenderal Haftar pada 4 April 2019 menginstruksikan pasukannya untuk menyerang Tripoli. Tindakan itu mendapat kecaman dari masyarakat internasional. (RM)