Venezuela: Serangan ke Pos Militer Didukung Asing
-
Ilustrasi tentara Venezuela.
Pemerintah Karakas menyatakan bahwa serangan terhadap sebuah fasilitas militer Venezuela di dekat perbatasan dengan Brasil, dirancang dan dilakukan oleh oposisi ekstremis.
Seperti dilansir AFP, Menteri Komunikasi Venezuela, Jorge Rodriguez pada hari Minggu (22/12/2019) mengatakan, orang-orang yang terlibat dalam serangan itu dilatih di kamp paramiliter di Kolombia.
"Para penyerang memperoleh dukungan dari pemerintah sayap kanan Brasil," tambahnya.
Rodriguez menjelaskan bahwa insiden itu menewaskan satu tentara Venezuela, dan enam orang telah ditangkap.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez menuturkan, oposisi ekstremis telah menyerang sebuah pos militer di dekat perbatasan dengan Brasil pada Minggu pagi.
"Para penyerang membawa lari sejumlah senjata dari pos tersebut, tetapi semuanya telah ditemukan," tambahnya.
Sebuah pos militer Venezuela di daerah wisata, La Gran Sabana diserang oleh orang-orang bersenjata yang menyusup dari wilayah Brasil.
Brasil termasuk salah satu negara yang bergabung dengan Amerika Serikat, untuk mendongkel Presiden Nicolas Maduro dari kekuasaan. (RM)