Foreign Policy Peringatkan Kebijakan Destuktif AS terhadap Eropa
https://parstoday.ir/id/news/world-i83137-foreign_policy_peringatkan_kebijakan_destuktif_as_terhadap_eropa
Sebuah media Amerika Serikat memperingatkan, Eropa harus mengambil sikap tegas dan lebih kuat dihadapan kebijakan destruktif Washington.
(last modified 2026-05-07T09:57:09+00:00 )
Jul 12, 2020 14:16 Asia/Jakarta
  • AS-Eropa
    AS-Eropa

Sebuah media Amerika Serikat memperingatkan, Eropa harus mengambil sikap tegas dan lebih kuat dihadapan kebijakan destruktif Washington.

Foreign Policy di artikelnya membahas dampak kebijakan Amerika di era Presiden Donald Trump dan menulis, Eropa tidak bisa berpangku tangan ketika kerusakan administrasi Trump menumpuk, menyebabkan keretakan yang tidak dapat diperbaiki dalam aliansi transatlantik (antara dua sisi Atlantik).

Di artikel ini disebutkan, jika negara-negara Eropa menekankan untuk mempertahankan aliansi ini, maka mereka harus menerapkan represi diplomatik terhadap AS sebelum terlambat.

"Menyusul pengakuan Johan Bolton, mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih, ketakutan Eropa ditinggalkan Amerika mendorong mereka bertindak hati-hati, namun hal ini melampaui batas dan memiliki dampak negatif yang serius serta pada akhirnya dapat melemahkan posisi Eropa dan aliansi transatlantik," tambah Foreign Policy.

Media Amerika ini menekankan, pemanfaatan titik lemah di tubuh pemerintah Trump dapat menciptakan sebuah aliansi yang kuat bahkan jika Trump berpotensi kembali memimpin Amerika.

Foreign Policy menambahkan, pengumuman mendadak presiden Amerika menarik 9.500 pasukannya dari Jerman, keluarnya Washington dari Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF) tahun 2019 dan pengumumkan Amerika untuk keluar dari perjanjian Langit Terbuka merupakan contoh aksi perusakan pemerintah AS terhadap sendi-sendi aliansi antara Amerika dan Eropa. (MF)