Sanksi Sepihak AS terhadap Iran Harus Dicabut, Tegas Cina
-
Zhao Lijian, Jubir Kemenlu Cina
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina menekankan perlunya mencabut sanksi sepihak AS terhadap Iran.
"Dialog dan negosiasi adalah satu-satunya solusi untuk masalah nuklir Iran," ungkap Zhao Lijian pada konferensi pers di Beijing pada hari Senin (24/08/2020) seraya menentang setiap "tekanan dan sanksi terhadap Iran" pada masalah JCPOA oleh Amerika Serikat. Demikian dilaporkan IRNA, hari Senin (24/08/2020).
Menanggapi tekanan AS pada Dewan Keamanan untuk mengaktifkan mekanisme pemicu anti-Iran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina menambahkan bahwa, seperti yang dicatat oleh Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi, Amerika Serikat telah menarik diri dari JCAPOA dan tidak berhak untuk meminta Dewan Keamanan agar mengaktifkan mekanisme pemicu.
Mekanisme pemicu atau Snapback untuk menyelesaikan sengketa yang diprediksikan dalam JCPOA adalah proses di mana jika salah satu pihak dalam IAEA menyimpulkan bahwa pihak lain tidak mematuhi kewajiban yang ditetapkan dalam perjanjian ini, maka dapat mengajukan keluhan kepada Komisi Bersama.
Menyusul penarikan dirinya dari JCPOA (8 Mei 2018), Amerika Serikat kini mengklaim bahwa ia tetap menjadi pihak dalam perjanjian ini dan dapat menggunakan mekanisme yang terdapat dalam perjanjian ini dan Resolusi 2231 terhadap Iran. Untuk itu, baru-baru ini mereka mengajukan resolusi ke Dewan Keamanan untuk memperpanjang sanksi senjata terhadap Iran, yang kemudian ditolak.
Setelah itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga secara resmi meminta pengembalian resolusi Dewan Keamanan yang dicabut ke PBB, berdasarkan mekanisme pemicu terhadap Iran.