Tak Kenal Lelah, AS Kembali Sanksi Suriah
-
Sanksi
Departemen Keuangan AS pada hari Senin (9/11/2020) menjatuhkan sanksi terhadap beberapa individu, perusahaan, dan lembaga pemerintah setelah tindakan permusuhan Washington terhadap Suriah.
Di antara perusahaan dan institusi Suriah yang diberi sanksi oleh Departemen Keuangan AS adalah Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Suriah, Institut Negara untuk Penyulingan Minyak dan Distribusi Produk Minyak, serta Pasukan Pertahanan Nasional Suriah. Demikian dilaporkan FNA.
Departemen Keuangan AS juga telah menjatuhkan sanksi kepada delapan warga Suriah, termasuk kepala Badan Intelijen Angkatan Udara Suriah, direktur jenderal Direktorat Keamanan Politik Suriah, dan dua anggota parlemen.
Selain memberikan sanksi kepada individu, institusi dan perusahaan yang disebutkan di atas, kementerian ini juga telah memberikan sanksi kepada beberapa individu dan perusahaan Cina, serta Hong Kong dan Lebanon, sehubungan dengan pelanggaran sanksi terhadap Suriah.
Amerika Serikat sejak tahun 2011 menarget Suriah dengan beragam sanksi sebagai bentuk dukungan terhadap teroris.
Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serangan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, AS dan sekutunya untuk mengubah perimbangan kawasan demi keuntungan rezim Zionis Israel.
Suriah sebagai salah satu anggota utama poros muqawama memainkan peran vital dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Zionis dan Saudi di kawasan. (MF)