Rusia Peringatkan Intervensi Luar Negeri Pemerintahan Joe Biden
-
Putin-Trump
Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan, Presiden terpilih Amerika harus menghindari petualangan di Asia Barat yang menjadi ancaman bagi seluruh kawasan.
Menurut laporan IRIB, Sergei Lavrov terkait intervensi Amerika di negara lain menambahkan, intervensi AS dan sekutunya di Irak, Afghanistan, Yaman, Suriah dan Libya hanya menimbulkan instabilitas dan kerusakan bagi negara-negara tersebut.
"Sangat penting bagi pemerintah mendatang Amerika untuk menghindari petualangan seperti ini," papar Lavrov.
Ketua Dewan Federasi Rusia, Valentina Matviyenko seraya mengisyaratkan sikap bermusuhan dan kebencian keras Joe Biden dan tim kebijakan luar negeri serta keamanan nasionalnya terhadap Rusia mengatakan, "Kami tidak optimis dengan normalisasi hubungan dengan pemerintah baru dan bahkan tidak ada landasan untuk pembahasan di masa depan."
"Sikap presiden terpilih AS dan tim keamanan nasional serta kebijakan luar negeri Biden dengan baik menunjukkan hal ini, oleh karena itu, jangan berhadap kepada AS," ungkapnya.
Joe Biden sebelumnya mengklaim bahwa Rusia merupakan ancaman terbesar bagi keamanan AS dan sekutunya.
Presiden Rusia Vladimir Putin yang sampai saat ini belum mengirim ucapan selamat kepada Biden terkait hubungan negaranya dengan Amerika mengatakan, hubungan Moskow-Washington sangat buruk dan tidak ada yang lebih buruk darinya.
Hubungan Rusia dan Amerika selama beberapa tahun terakhir diwarnai banyak ketegangan. (MF)