Jun 11, 2016 05:01 Asia/Jakarta

Hari ini, Sabtu tanggal 11 Juni 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 5 Ramadan 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 22 Khordad 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Mulla Aliyari Tabrizi Lahir

 

201 tahun yang lalu, tanggal 5 Ramadhan tahun 1236 Hijriah, Mulla Aliyari Tabrizi, seorang ulama terkenal di kawasan Iran utara terlahir ke dunia.

 

Semasa hidupnya, Tabrizi dikenal sebagai orang yang sangat menguasai fiqh, ilmu hadits, puisi, sastra, filsafat, matematika, dan astronomi. Awalnya ia menuntut ilmu di hauzah ilmiah Najaf, Irak, dan berguru kepada para ulama besar di sana pada zaman itu, di antaranya Syaikh Murtadha Anshari dan Mirza Syirazi.

 

Setelah menimba ilmu di Najaf, Aliyari Tabrizi kembali ke Iran dan mengajarkan ilmu-ilmu yang didapatkannya dari Najaf itu di tanah airnya. Ia kemudian melahirkan sejumlah ulama terkenal.

 

Aliyari Tabrizi juga menulis sejumlah buku dengan berbagai macam tema. Kitab karya Tabrizi yang paling terkenal adalah "Dalail Al-Ahkam fi Syarhi Syara'i Al-Islam".

 

Richard Strauss Lahir

 

152 tahun yang lalu, tanggal 11 juni 1864, Richard Strauss, musisi klasik Jerman terkenal, terlahir ke dunia.

 

Pada usia lima tahun, Strauss telah mulai belajar memainkan piano dan setahun kemudian belajar menulis kompososi musik. Tahun 1874, ia belajar di Royal Grammar School dan kemudian aktif menciptakan komposisi untuk berbagai opera. Tahun 1933, setelah Hitler diangkat sebagai kanselir Jerman, Strauss ditunjuk menjadi Presiden Kamar Musik Jerman namun dua tahun kemudian ia dipecat karena kedekatannya dengan orang Yahudi.

 

Robert Strauss banyak melakukan perjalanan keliling Eropa untuk mementaskan opera. Pada tahun 1936, Strauss mendapat medali emas dari  Royal Philharmonic Society's di London. Salah satu karya Strauss  berjudul Metamorphosen yang ditulisnya tahun 1945 untuk mengenanng pengeboman atas opera di Munich, Dresden and Wina. Richard Strauss meninggal dunia tahun 1949.

 

Pemisahan Spektrum Cahaya Matahari

 

161 tahun yang lalu, tanggal 11 Juni 1855, dua ilmuwan Jerman, yaitu Gustav Kirchoff dan Robert Bunsen berhasil memisahkan spektrum warna yang menyusun cahaya matahari dengan menggunakan prisma.

 

Pemisahan warna-warna matahari ini juga terjadi secara alami ketika munculnya pelangi setelah terjadinya hujan. Pelangi merupakan hasil proses pemisahan warna-warna matahari oleh tetesan-tetesan air.

 

Jauh sebelumnya, tahun 1700-an, Newton telah menemukan konsep tentang spektrum cahaya, yaitu bahwa cahaya putih ternyata merupakan gabungan dari spektrum yang terdiri dari warna-warni pelangi.

 

Ayatullah Sheikh Mojid Ad-Din Mahallati Wafat

 

17 tahun yang lalu, tanggal 22 Khordad 1378 Hs, Ayatullah Sheikh Mojid ad-Din Mahallati meninggal dunia di usia 73 tahun dan dimakamkan di kota Shiraz

 

Ayatullah Sheikh Mojid ad-Din Mahallati lahir ke dunia pada 1305 Hs di kota Najaf, Irak. Semasa kecilnya beliau mengikuti ayahnya ke Shiraz, Iran dan di sana beliau mempelajari sastra dan ilmu-ilmu keagamaan kepada ayahnya. Bersamaan dengan itu, beliau melanjutkan pendidikannya hingga berhasil meraih S1 bidang hukum dan pada tahun 1325, beliau resmi memasuki hauzah ilmiah Qom.

 

Ketika di Qom, Ayatullah Mahallati belajar kepada guru-guru besar seperti Ayatullah al-Udzma Sayid Hossein Boroujerdi, Sayid Mohammad Mohaghgheq Damad, Mohammad Ali Araki, Imam Khomeini ra, Allamah Thabathabai dan lain-lainnya. Beliau menjadi ulama Qom yang terkenal.

 

Pada tahun 1337 Hs, Ayatullah Mahallati bersama ulama lainnya mendirikan majalah Maktab Eslam dan beliau menulis sejumlah artikel di bidang hukum Islam dan mengkomparasikannya dengan hukum internasional.

 

Ayatullah Mahallati kembali ke kota Shiraz pada usia 35 tahun dan memulai aktivitasnya mengajar dan mendidik para pemuda di sana. Beliau juga aktif menulis dan menyebarkan ajaran agama serta tidak lupa mendirikan beberapa yayasan sosial. Pada masa Revolusi Islam dan Kebangkitan 15 Khordad, beliau bersama ayahnya sempat ditahan dan dipenjarakan oleh rezim Shah.

 

Pasca pembebasan, Ayatullah Mahallati bersama ayahnya memimpin perjuangan melawan rezim Shah bersama rakyat dan ulama provinsi Fars. Akibatnya beliau diasingkan dari Shiraz pada tahun 1351 ke kota Iranshahr, Zahedan dan Yazd selama 14 bulan.

 

Ayatullah Mahallati berkali-kali melakukan perjalanan ke negara-negara Eropa dan Amerika. Dengan penjelasannya yang lugas dan diperkuat dengan logika, beliau berhasil memperkenalkan masyarakat di sana dengan prinsip-prinsip Islam.