Sep 30, 2016 07:53 Asia/Jakarta

Hari ini, Jumat tanggal 30 September 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 28 Dzulhijjah 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Mehr 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Tentara Yazid Bantai 10 Ribu Rakyat Madinah

 

1374 tahun yang lalu, tanggal 28 Dzulhijjah 63 Hq, tentara Yazid bin Muawiyah membantai 10 ribu rakyat Madinah.

 

Setelah peristiwa Karbala yang berujung syahadah Imam Husein as dan sahabatnya serta ditawannya keluarga beliau, sejumlah warga Madinah pergi ke Syam untuk mengenal lebih dekat perilaku Yazid bin Muawiyah. Sekembalinya mereka di Madinah, mulailah mereka mengungkapkan kefasikan Yazid. Kaki tangan Yazid seperti Utsman bin Muhammad bin Abi Sufyan dan Marwan bin Hakam serta mereka yang masih keturunan Bani Umayah diusir dari Madinah. Pasca pengusiran itu, rakyat Madinah berbaiat kepada Abdullah bin Hanzhalah.

 

Ketika berita ini sampai ke telinga Yazid bin Muawiyah, ia memerintahkan Muslim bin Uqbah yang terkenal akan kesadisannya bersama sepasukan tentara menuju Madinah. Bala tentara Syam berada di bebatuan di luar kota Madinah yang lebih dikenal dengan nama Harrah dan berjarak sekitar satu kilo meter dari Masjid Nabawi.

 

Pada 28 Dzulhijjah, pasukan Yazid terlibat perang dengan rakyat Madinah. Setelah banyak yang gugur syahid dari rakyat Madinah, mereka kemudian melarikan diri ke dalam kota Madinah. Pasukan Yazid tidak membiarkan rakyat Madinah begitu saja dan mulai mengejar mereka.

 

Selama tiga hari Muslim bin Uqbah menghalalkan apa saja yang ada di kota Madinah dan terjadilah kejahatan yang luar biasa. Dalam tiga hari itu banyak perempuan Madinah yang menjadi sasaran pemerkosaan, bahkan dilakukan di Masjid Nabawi.

 

Beberapa hari setelah melakukan kejahatan tidak berperikemanusiaan ini, Muslim bin Uqbah menuju Mekah dan melakukan kejahatan lainnya di sana. Namun serangan brutal pasukan Muslim bin Uqbah di Madinah telah merenggut nyawa lebih dari 10 ribu warga Madinah dan peristiwa itu akhirnya dikenal dengan nama Harrah.

 

Penyelenggaraan Konferensi Munich

 

78 tahun yang lalu, tanggal 30 September 1938, diadakan konferensi bersejarah, yaitu “Konferensi Munich” di Jerman.

 

Konferensi ini dihadiri oleh Hitler, Musolini, pemimpin Jerman dan Italia, serta Edward Dalaledia, Nevil Chamberlain, masing-masing perdana menteri Perancis dan Inggris. Tujuan konferensi ini adalah mencari jalan keluar bagi perselisihan antara Jerman dan Chekoslovakia.

 

Hasil dari konferensi ini adalah penggabungan sebagian wilayah Chekoslovakia kepada Jerman. Hal ini memberikan pengaruh kepada perkembangan selanjutnya di Eropa dan memperlihatkan esensi imperialisme negara-negara Barat.

 

Setelah berakhirnya Perang Dunia kedua pada tahun 1945 dengan Jerman sebagai pihak pecundang, kekuasaan atas Chekoslovakia dikembalikan kepada bangsa itu.

 

Botswana Merdeka

 

50 tahun yang lalu, tanggal 30 September 1966, negara Botswana berhasil meraih kemerdekaannya dari Inggris, dan hari ini kemudian dijadikan sebagai hari nasional negara itu.

 

Botswana sudah dijajah Inggris sejak tahun 1885. Pada tahun 1920, perjuangan untuk meraih kemerdekaan  mulai dilakukan rakyat negara itu. Perjuangan mereka mencapai tujuannya pada tahun 1966.

 

Botswana terletak di kawasan selatan Benua Afrika. Negara yang memiliki luas 600.372 kilometer persegi itu berbatasan dengan negara-negara Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Namibia.

 

Aksi Mogok Pelajar dan Guru Tutup Sekolah Rezim Pahlevi

 

38 tahun yang lalu, tanggal 9 Mehr 1357 Hs, para pelajar Iran melakukan aksi mogok dan guru tutup sekolah rezim Pahlevi.

 

Bersamaan dengan aksi-aksi mogok yang dilakukan di seluruh negeri, bertepatan dengan tahun ajaran baru bulan Mehr 1357 HS, para pelajar dan mahasiswa bergabung dengan kelompok revolusioner. Mereka tidak masuk sekolah hari itu dan melakukan pawai akbar menuntut dikembalikannya Imam Khomeini ke Iran.

 

Pasca aksi mogok para siswa, guru-guru juga tidak ingin ketinggalan dan dimulai dengan mengeluarkan pernyataan, mereka mulai melakukan aksi mogok. Sejak saat itu, pada 9 Mehr 1357 HS, seluruh sekolah di Iran tidak melakukan aktivitasnya dan ditutup.

 

Praktis, pelajar dan guru telah bergabung dengan para revolusioner yang melakukan aksi demo di jalan-jalan. Para mahasiswa juga bergabung dengan aksi ini dan memboikot ruang-ruang kuliah dengan tidak masuk kuliah.