Feb 16, 2017 14:47 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 16 Februari 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 18 Jumadil Awal 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Bahman 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Ahmad bin Muhamad Meninggal

 

1110 tahun yang lalu, tanggal 18 Jumadil Awal 328 HQ, Ahmad bin Muhammad, seorang penyair dan penulis Arab terkemuka, meninggal dunia.

 

Ahmad bin Muhammad yang dikenal dengan nama julukan "Ibnu Abdi Rabbih" ini meninggalkan karya-karya syair yang bernilai tinggi dan memperlihatkan jiwa ketimurannya.

 

Karya Ahmad bin Muhammad yang paling terkenal adalah buku berjudul "Aqdul-Farid" yang berisi pembahasan tentang sejarah, syair, dan bahasa.

 

Najjasyi, Ulama Abad 5 Wafat

 

988 tahun yang lalu, tanggal 18 Jumadil Awal 450 HQ, Abu al-Abbas Ahamd bin Ali bin Ahmad yang lebih dikenal dengan Ibnu al-Kufi, Najjasyi dan Syaikh Najjasyi.

 

Najjasyi lahir pada 372 HQ di kota Kufah. Beliau termasuk murid terkenal Sayid Murtadha Alam al-Huda yang meriwayatkan hadis dari Syaikh Murid dan Tal’akbari. Penguasaan Najjasyi atas ilmu Hadis dan Rijal sangat luar biasa dan paling terkenal di masanya.

 

Kelebihannya dalam dua ilmu ini ditambah penguasaannya atas sejarah dan nasab membuatnya dipercaya oleh ulama besar lainnya. Rijal an-Najjasyi, Akhbar Bani Sunan dan Fadhl al-Kufah merupakan sebagian dari karya tulis ulama besar ini.

 

Lithuania Merdeka

 

99 tahun yang lalu, tanggal 16 Februari 1918, Lithuania meraih kemerdekaannya.

 

Negara Lithuania pertama kali didirikan oleh Raja Mindaugas pada tahun 1230. Pada tahun 1795, Lithuania dianeksasi Rusia. Pada tahun 1918, menyusul kekalahan Rusia di Perang Dunia Pertama dan meningkatnya gerakan kemerdekaan di Lithuania, akhirnya negeri ini kembali merdeka.

 

Pada tahun 1940, Lithuania diduduki Soviet dan setahun kemudian diduduki oleh Nazi German. Setelah kekalahan Nazi, Lithuania dijadikan bagian dari Uni Soviet. Selama bertahun-tahun, bangsa Lithuania melakukan perlawanan bersenjata melawan  pendudukan  Soviet, namun baru 50 tahun kemudian berhasil merdeka, yaitu tanggal 11 Maret 1990.

 

Lithuania terletak di timur laut Eropa dan sebelah barat Rusia, memiliki luas wilayah 65 ribu kilometer persegi, dan berpenduduk sekitar empat juta orang.

 

Perundingan Segi Tiga Iran-Irak dan Sekjen PBB di New York

 

28 tahun yang lalu, tanggal 26 Bahman 1367 Hs, dilakukan perundingan segi tiga antara Iran dan Irak yang dihadiri Sekjen PBB waktu itu di New York.

 

Perundingan ini dilakukan setelah perundingan beberapa bulan sebelumnya tidak memberikan hasil, bahkan ada kemungkinan perundingan menjadi gagal, Republik Islam Iran menunjukkan niat baiknya kepada masyarakat internasional dan PBB, khususnya Sekjen PBB waktu itu. Hal itu membuat Sekjen PBB meminta kepada Dewan Keamanan PBB agar memberikannya kewenangan yang lebih besar untuk melakukan perundingan dan permintaan itu disetujui.

 

Sekalipun pihak Irak tidak ingin melanjutkan perundingan dan usulan transparan Sekjen PBB, tapi ternyata perundingan berlangsung cepat dan mencapai kesepakatan yang baik.

 

Sebenarnya, jalan buntu dalam proses perundingan antara Iran dan Irak di bawah pengawasan Sekjen PBB dan setelah berlangsungnya gencatan senjata dari kedua negara menunjukkan Irak lamban dalam menjalankan isi Resolusi 598.

 

Wafatnya Mohammad Deihim Tabrizi, Sejarawan Azerbaijan

 

17 tahun yang lalu, tanggal 28 Bahman 1378 HS (17 Februari 2000), Ustad Mohammad Deihim Tabrizi meninggal dunia dalam usia 92 tahun dan dikebumikan di Tehran.

 

Ustad Mohammad Deihim Tabrizi lahir di Tabriz tahun 1286 HS. Mohammad Deihim Tabrizi menyelesaikan pendidikan dasarnya dan berkat bimbingan ayahnya ia mampu menyelesaikan pendidikannya dengan baik pada jurusan sastra dan matematika. Aktivitas budaya yang digelutinya membawanya menjadi wartawan dan sejak tahun 1311 HS ia memulai profesi wartawanan.

 

Selain profesi wartawan yang digelutinya, perlahan-lahan Ustad Mohammad Deihim Tabrizi mulai memasuki dunia politik dan pada tahun 1325 HS beliau termasuk yang paling aktif berusaha mengusir kelompok Demokrat dari Azerbaijan, Iran. Akhirnya, Mohammad Deihim Tabrizi lebih memilih menjadi politikus dan pada tahun 1335 HS ia meninggalkan kotanya dan memilih tinggal di Tehran

 

Di bidang budaya, Ustad Mohammad Deihim Tabrizi berhasil mendirikan Asosiasi Sastra Mowlavi, Saeb dan Azarbadgan. Beliau juga mengorganisir lebih dari 15 organisasi sastra di Tehran. Ia juga meninggalkan banyak karya ilmiah mulai dari matematika, tata bahasa Persia hingga sejarah. Buku Tadzkirah Syuara Azerbaijan dalam lima jilid juga merupakan hasil karya beliau.