Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (26)
-
perkembangan teknologi Iran
Untuk pertama kalinya, mahasiswa Universitas Teknologi Sharif Iran berhasil merancang dan memproduksi robot berfungsi ganda yang bisa diubah (convertible dual-purpose).
Robot ini bisa bergerak di atas permukaan tanah dalam bentuk mobil, pada saat yang sama berubah bentuk menjadi sebuah perangkat udara yang bisa terbang dalam jarak tertentu. Perubahan bentuk tampilan ini memungkinkan robot tersebut melakukan tugas di darat dan udara pada saat yang bersamaan.
Pemotretan dan pengambilan gambar, data vektor dan mengangkut barang, di antara kemampuan robot berfungsi ganda ini. Robot tanpa awak buatan mahasiswa Iran ini diperkirakan belum pernah diproduksi sebelumnya dan sedang dalam proses pencatatan hak cipta di Iran.
Sekarang yang menjadi rival Iran di bidang ini adalah Amerika Serikat, Rusia, Perancis, Jerman, Inggris dan Slovakia. Negara-negara itu dikabarkan sedang mengembangkan versi uji coba mobil terbang.
Menurut keterangan tim perancang, versi tanpa awak robot ini sudah diuji coba dan memasuki tahap selanjutnya yaitu menguji coba sepeda motor terbang atau versi robot berawak.
Karena rancangan ini seperti juga versi robotiknya yang belum belum pernah diproduksi sebelumnya, maka dapat dinamai robot sepeda motor pertama di dunia yang bisa berubah fungsi untuk digunakan di dalam kota.
Di sisi lain, seorang peneliti Iran berhasil merancang dan memproduksi alat pijat untuk menangani perdarahan dan pembengkakan sendi khusus penderita penyakit hemofilia.
Secara umum, orang-orang yang menderita penyakit hemofilia akan mengalami perdarahan, oleh karena itu pencegahan perdarahan dan bengkak pada sendi pasien merupakan hal yang darurat.
Pengobatan penyakit ini juga penting, karena biasanya terjadi pada anak-anak. Menurut keterangan penemu alat ini, alat pijat yang ditemukannya dapat menggantikan tugas metode-metode pengobatan tradisional yang rentan menimbulkan efek serius pada anak-anak yang mengalami perdarahan sendi dan mencegah bengkok atau patah tulang.
Sementara itu, tim peneliti di Universitas Nasional Australia yang dipimpin seorang peneliti keturunan Iran, menemukan pengetahuan yang berguna untuk pembangunan gedung-gedung pencakar langit, memahami tersimpannya biji-bijian di dalam tanah atau bahkan pengemasan obat dan pengirimannya ke lokasi tertentu di dalam tubuh.
Menurut ilmuwan keturunan Iran itu, biasanya obat diproduksi dalam bentuk tablet, akan tetapi tidak jelas bagaimana sebenarnya struktur bagian dalam dari setiap butir atau tablet obat itu.
Karenanya, sejumlah pakar fisika dan matematika dunia dengan bantuan CT Scan berkualitas tinggi, berhasil mengetahui bagaimana struktur acak setiap partikel bisa disusun secara tertib menggunakan metode tertentu.
Tim peneliti Universitas Nasional Australia itu berhasil menemukan mekanisme infrastruktur perubahan kondisi partiketl dari acak ke kondisi teratur. Untuk menyusun partikel bulat, partikel seperti atom, secara berdampingan, metode yang paling efektif dan paling tertib dinamakan face-centered cubic stucture atau struktur kubus berpusat muka.
Atom-atom natrium klorida juga dapat disusun dengan cara ini. Dalam penelitian yang dilakukan, di saat atom-atom bulat disusun seperti ini, jarak di antara mereka mencapai titik paling minimal.
Dengan begitu, hanya 74 persen ruang yang ditempati. Meskipun demikian, ketika atom-atom bulat itu disusun berdampingan secara cepat, jelas tidak akan memiliki keteraturan sebagaimana diharapkan.
Para peneliti di Universitas Teknologi Sharif Iran, dalam uji coba sinar kosmik, untuk pertama kalinya di Iran berhasil menciptakan detektor Cloud Chamber (ruang awan) yang memungkinkan untuk menyaksikan lewatnya partikel.
Detektor ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti menentukan rata-rata jumlah partikel bermuatan, menampilkan lewatnya partikel-partikel bermuatan seperti alfa, beta, muon dan yang lainnya, juga radiasi terpancar dari sumber radioaktif 137-Cs dan Na-22 serta yang lainnya.
Detektor ini juga dapat digunakan untuk memisahkan partikel bermuatan positif dari negatif dengan memanfaatkan medan magnet. Masalah tersebut merupakan salah satu bidang kajian Fisika Partikel. Fisika partikel adalah cabang dari fisika yang mempelajari partikel dasar pembentuk benda dan radiasi, dan interaksi antara mereka.
Dia juga disebut fisika energi tinggi, karena banyak partikel dasar tidak terjadi dalam keadaan biasa di alam, tetapi dapat diciptakan dan dideteksi pada saat benturan berenergi partikel lainnya, seperti yang dilakukan dalam pemercepat partikel.
Para peneliti di pusat riset material dan energi Iran berhasil menciptakan alat sensor QCM (Quartz Crystal Microbalance), sebuah resonator kristal kuarsa untuk mengidentifikasi gas hidrogen sulfida.
Dalam penelitian ini, resonator kristal kuarsa, QCM diciptakan dengan sensitivitas, selektifitas dan efektivitas yang bisa digunakan untuk mengukur gas hidrogen sulfida, dengan biaya murah.
Kebanyakan alat sensor yang digunakan untuk gas hidrogen sulfida pada suhu tinggi, menghabiskan energi dalam jumlah banyak dan menurunkan ketahanan jangka panjang energi.
Sensitivitas yang rendah, rentang garis yang pendek dan interferensi gas-gas yang lain serta biaya yang tinggi, merupakan masalah-masalah mendasar lain dari alat-alat sensor tersebut sehingga membatasi aplikasi lingkungan hidup. Produksi alat sensor baru ini menghapus pembatasan-pembatasan semacam itu.
Dalam penelitian yang dilakukan para peneliti di pusat riset Royan, Iran yang hasilnya dimuat di majalah internasional, Psychology, Health & Medicine, terbukti bahwa rasa emas dan depresi pada perempuan yang berada dalam masa penanganan In Vitro Fertilisation (IVF) atau pembuahan in fitro, lebih besar dan masalah ini berdampak negatif pada kualitas hidup mereka.
Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kemandulan dan kegagalan penanganannya di masa lalu, berpengaruh penting pada penurunan kualitas hidup pasien.
Di sisi lain, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa wanita yang lebih besar terancam depresi atau tingkat kualitas hidupnya lebih rendah, adalah mereka yang mengalami kegagalan dalam pengobatan sebelumnya dan alasan kemandulan mereka tidak berhasil ditemukan. Penemuan ini membuktikan bahwa dukungan sosial dan psikologis terhadap para perempuan mandul sangat penting untuk menjaga kualitas hidup mereka.
Penemuan baru di dunia ilmu pengetahuan juga memberikan harapan bagi penyembuhan gangguan otak. Peristiwa bersejarah yang membuka kemungkinan produksi neuron-neuron buatan yang bisa digunakan pada otak dan terhitung pertama di dunia ini, menunjukkan cara kerja sirkuit neuron yang ditumbuhkan di atas konstruksi buatan dari nanofiber.
Menurut peneliti Australia yang terlibat dalam proyek ini, prestasi tersebut membuka jendela baru menuju Neuroprosthetics yang dapat digunakan untuk menyembuhkan gangguan pada otak akibat kecelakaan, stroke dan gangguan-gangguan lain yang berhubungan dengan kerusakan pada pusat kontrol tubuh. []