Okt 31, 2018 12:08 Asia/Jakarta
  • perkembangan teknologi Iran
    perkembangan teknologi Iran

Para peneliti Iran baru-baru ini berhasil menciptakan obat kanker dari mentimun laut atau teripang. Teripang hidup atau yang sudah dikeringkan, selama berabad-abad telah dikonsumsi masyarakat Asia sebagai salah satu makanan lezat.

Selain itu, teripang juga digunakan sebagai bahan pembuat obat penyembuh penyakit asma, tekanan darah tinggi, rematik dan anemia, karena ia mengandung senyawa kimia seperti berbagai jenis vitamin, mineral dan beberapa jenis protein.  

Dewasa ini, senyawa alami dan bersumber dari laut, memberikan manfaat sangat besar pada dunia kedokteran dan farmasi. Oleh karena itu, proyek penelitian para ilmuwan Iran itu dilakukan untuk mengukur efektivitas ekstrak spesies teripang perairan Teluk Persia.

Teripang-teripang Teluk Persia itu digunakan sebagai bahan baku pembuatan obat anti-kanker, anti-oksidan dan memprediksi khasiat Sitotoksik dan menjadi basis produksi alami bahan baku obat anti-kanker yang banyak diderita manusia.

Penelitian tentang pengaruh anti-oksidan Holothuria Scabra, Holothuria Parva dan Holothuria Leucospilata, juga pengaruh Sitotoksik jenis Holothuria Parva dan Holothuria Scabra perairan Teluk Persia, baru pertama kali dilakukan.  

Belum lama ini, para peneliti Iran juga berhasil menorehkan pretasi baru. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil merancang dan menciptakan korset anti-gelombang elektromagnetis dengan teknologi nano yang anti-bakteri, untuk ibu hamil.

Menurut para peneliti proyek ini, produk tersebut seratus persen buatan dalam negeri Iran dan kain korset itu dibuat dari serat nano. Sebelumnya, Amerika Serikat dan Italia lebih dahulu berhasil menciptakan sebuah korset anti-gelombang elektromagnetis, namun menggunakan bahan nano-silver.

Teluk Persia

Bahan ini jika bersentuhan langsung dengan kulit tubuh, dinilai tidak steril dan tidak sehat. Di sisi lain, harga sampel buatan luar negeri sekitar tiga kali lipat sampel produk Iran dan masalah-masalah yang ada dalam sampel buatan luar negeri, tidak ditemukan dalam produk Iran.

Lebih dari 99 persen gelombang radio seluler, microwave, wi-fi dan alat rumah tangga lainnya, dapat diantisipasi oleh korset ini. Banyak laporan yang mengulas dampak negatif gelombang semacam ini dan timbulnya masalah-masalah serius seperti kanker, keguguran, kelelahan dan rasa mual, dan gangguan kesehatan manusia.

Dampak destruktif gelombang-gelombang semacam ini bagi bayi di dalam kandungan, menyebabkan munculnya masalah genetik serius dan gangguan lain. Oleh karena itu, ibu hamil sangat disarankan untuk menggunakan korset jenis ini.  

Sementara itu, para peneliti Swiss berhasil melakukan sebuah simulasi terbentuknya semesta dengan menggunakan sebuah superkomputer. Para peneliti di Universitas Zurich, berhasil membuat sebuah manual panduan yang meliputi lebih dari 25 juta galaksi virtual yang terbentuk dari dua juta partikel digital.

Rencananya simulai besar ini akan digunakan untuk menyusun secara akurat uji coba-uji coba yang dilakukan di konsorsium satelit Euclid di luar angkasa. Satelit ini pada tahun 2020 akan diluncurkan ke luar angkasa untuk tujuan penelitian terkait materi gelap dan energi gelap.

Para peneliti dalam proyek ini, melakukan simulai terbentuknya kumpulan kecil dari partikel-partikel yang dikenal dengan lubang-lubang hitam dan dikatakan bahwa galaksi-galaksi seperti Bima Sakti memiliki struktur semacam itu.     

Di belah dunia lain, untuk pertama kalinya di dunia, sebuah metode untuk menanam pembuluh darah buatan pada gigi yang telah melalui proses endodontik, berhasil ditemukan yang mampu mengurangi efek samping proses endodontik.

Universitas Zurich

Saat terjadi peradangan pada pulpa gigi atau infeksi yang menyebabkan gigi keropos dan retak, maka harus dilakukan bedah endodontik. Pada kondisi ini, jaringan lama dihilangkan dan diganti bahan buatan sebagai lapisan yang melindungi gigi.

Operasi ini mengakibatkan hilangnya jaringan transfer darah dan sistem saraf gigi. Selain itu, dapat membuat gigi menjadi organ tubuh yang rentan terhadap serangan potensial dan infeksi.   

Para peneliti di Universitas Oregon menemukan sebuah metode untuk bioprinting jaringan vaskular buatan yang cara kerjanya mirip dengan sistem sirkulasi darah pada tubuh manusia.

Mereka menggunakan sebuah mesin bioprinting untuk menciptakan fiber-fiber yang sangat halus dan tipis yang sudah dicetak sedemikian rupa dengan menggunakan molekul-molekul glukosa.

Cetakan ini, dengan memanfatkan sebuah bahan mirip gel ditransfer ke dalam sel-sel pulpa gigi dan dengan metode ini, arteri-arteri yang mentransfer darah pada gigi yang sudah dioperasi endodontik, kembali hidup setelah tujuh hari dan darah mengalir kembali di dalamnya.

Para peneliti Inggris untuk pertama kalinya berhasil memprediksi munculnya penyakit mematikan dan tidak bisa disembuhkan, yaitu penyakit Huntington, atau gangguan otak secara genetik dan perkembangannya.

Huntington adalah penyakit turunan yang secara bertahap membelah dan memecah, sel-sel saraf otak penderita. Tim peneliti proyek ini mengukur tingkat cahaya dan filamen sampel darah dari 366 relawan yang diamati selama tiga tahun.

Mereka menemukan bahwa pada orang-orang yang tingkat proteinnya tinggi sejak awal, gejala penyakit Huntington akan terlihat tiga tahun kemudian. []