-
Lintas Warta 16 Agustus 2022
Aug 16, 2022 05:58Iran Kritik Bencana 20 Tahun Pendudukan Militer AS di Afghanistan
-
Iran Kritik Bencana 20 Tahun Pendudukan Militer AS di Afghanistan
Aug 16, 2022 05:56Hassan Kazemi Qomi, Wakil Khusus Presiden Iran untuk urusan Afghanistan dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa Amerika Serikat menduduki Afghanistan selama 20 tahun dan mengarahkan negara itu pada kehancuran dan kerusakan infrastruktur serta membantai sejumlah besar orang.
-
Setelah 19 Tahun Bungkam, Warga Iran Ini Ungkap Kekejaman Tentara AS
Jul 02, 2022 16:27Setelah selama 19 tahun bungkam, akhirnya warga Iran ini mengungkap kekejaman pasukan Amerika Serikat (AS) di penjara Abu Ghraib.
-
Amerika Tinjauan dari Dalam, 7 Mei 2022
May 07, 2022 08:36Perkembangan di Amerika selama satu pekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya, Rand Paul: Washington Terbesar dalam Menyebarkan Kebohongan di Dunia.
-
Lintasan Sejarah 29 April 2022
Apr 30, 2022 04:44Hari ini Jumat, 29 April 2022 bertepatan dengan 27 Ramadhan 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 9 Ordibehest 1401 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
-
Jumlah Tentara AS yang Bunuh Diri Meningkat, Ini Datanya
Apr 10, 2022 05:54Biro Pencegahan Bunuh Diri Pentagon mengeluarkan data terbaru yang menunjukkan peningkatan jumlah tentara AS yang bunuh diri, hingga mencapai titik tertinggi yang mengkhawatirkan.
-
Transformasi Asia Barat, 9 April 2022
Apr 09, 2022 09:36Dinamika di negara-negara Asia Barat pekan lalu diwarnai sejumlah isu di antaranya, Operasi Mati Syahid Kelima di Palestina Pendudukan.
-
Tegang dengan Rusia, AS Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Eropa Timur
Feb 06, 2022 08:32Ketegangan meningkat antara AS dan Rusia.
-
Tegang dengan Rusia, AS Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Eropa Timur
Feb 06, 2022 08:32Ketegangan meningkat antara AS dan Rusia.
-
Presiden AS Minta Taliban Bebaskan Tentaranya
Jan 31, 2022 15:27Presiden Amerika Serikat meminta Taliban untuk membebaskan seorang veteran tentara AS, dan mengancam, perundingan tentang pengakuan resmi kelompok ini tergantung pada pembebasan tawanan tersebut.