Amir-Abdollahian: Solusi Politik, Cara Tunggal Akhiri Krisis Suriah
Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, dialog dan solusi politik adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri krisis Suriah.
"Bersikeras untuk menyingkirkan Bashar al-Assad, Presiden Suriah akan menggagalkan hasil setiap pertemuan yang bertujuan untuk mengakhiri krisis di negara ini," kata Hossein Amir-Abdollahian ketika menyinggung dialog internasional untuk mencari jalan penyelesaikan atas krisis Suriah, Minggu (16/10/2016).
Ia menilai solusi politik sebagai opsi tunggal untuk menyelesaikan krisis yang melanda Suriah selama lebih dari lima tahun terakhir.
"Selama sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Arab Saudi, Turki dan Qatar mendesak penggulingan Assad dari kekuasaan, maka tidak ada optimisme untuk mencapai hasil dalam pertemuan-pertemuan internasional," ujarnya.
Amir-Abdollahian menegaskan, orang-orang yang duduk di meja perundingan harus mencapai kesimpulan bahwa krisis Suriah hanya bisa diselesaikan melalui jalur politik.
Sebelumnya, Alaeddin Boroujerdi, Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran mengatakan, rakyat Suriah akan menentukan nasib mereka sendiri dan memilih presiden mereka.
Ia menjelaskan, berdasarkan aturan demokrasi, jika rakyat Suriah memutuskan untuk memilih Assad tetap berkuasa di negara ini, maka semua pihak harus menerima keputusan ini dan tidak memaksakan pandangan diktator mereka.
Pertemuan internasional Suriah digelar pada Sabtu di Lausanne, Swiss dengan melibatkan Menteri Luar Negeri Iran, Rusia, AS, Turki, Arab Saudi, Irak, Mesir dan Qatar dengan tujuan mencari solusi krisis Suriah. (RA)