Setelah Boeing, Giliran Delegasi Airbus Kunjungi Iran
Perwakilan perusahaan Airbus tiba di Tehran, untuk finalisasi kesepakatan penjualan 100 pesawat penerbangan sipil dengan Republik Islam Iran.
Wakil Menteri Transportasi Iran, Asghar Fakhrieh Kashan pada Senin (12/12/2016) mengatakan, dengan kunjungan delegasi Airbus ke Tehran, diharapkan finalisasi kesepakatan pembelian 100 pesawat antara Iran-Airbus akan terjadi pekan depan.
Pada hari Ahad, perusahaan Boeing menandatangani kontrak dengan maskapai penerbangan nasional Iran (Iran Air) di Tehran untuk penjualan 80 pesawat dengan nilai 16,6 miliar dolar.
Direktur Eksekutif Iran Air, Farhad Parvaresh di sela-sela upacara penandatanganan kontrak tersebut, menuturkan bahwa 50 pesawat merupakan model Boeing 737 dan 30 sisanya tipe Boeing 777 berbadan lebar.
"Pengiriman akan dilakukan ke Iran selama rentang waktu 10 tahun," tambahnya.
Penandatanganan kontrak dengan Boeing dan kehadiran delegasi Airbus di Tehran dilakukan di tengah manuver Amerika Serikat untuk memperpanjang sanksi terhadap Iran.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah AS memasukkan masalah penjualan pesawat penerbangan sipil ke Iran dalam daftar sanksi dan bahkan melarang pengisian bahan bakar untuk pesawat sipil Iran. (RM)