Amir-Abdollahian: Perundingan Politik, Solusi Krisis Bahrain
https://parstoday.ir/id/news/iran-i37998-amir_abdollahian_perundingan_politik_solusi_krisis_bahrain
Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mereaksi tindakan rezim Al Khalifa yang menjatuhkan vonis penjara selama setahun terhadap Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka Bahrain.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
May 21, 2017 13:14 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen RII untuk Urusan Internasional
    Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen RII untuk Urusan Internasional

Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mereaksi tindakan rezim Al Khalifa yang menjatuhkan vonis penjara selama setahun terhadap Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka Bahrain.

"Tindakan keras ini tidak akan membantu untuk menyelesaikan kiris internal Bahrain," kata Hossein Amir-Abdollahian seperti dilansir FNA, Minggu (21/5/2017).

Ia menegaskan pentingnya penyelesaikan krisis Bahrain melalui perundingan politik.

"Pemerintah Bahrain harus mempercayai rakyatnya sendiri ketimbang bersandar pada asing," imbuhnya.

Pengadilan rezim Al Khalifa pada Minggu, memvonis hukuman penjara selama setahun dan denda sebesar 100 dinar terhadap Sheikh Isa Qassim atas tuduhan palsu, pencucian uang. Hukuman tersebut ditangguhkan selama tiga tahun.

Rakyat Bahrain menggelar unjuk rasa pada Sabtu malam untuk memprotes pengadilan terhadap Sheikh Isa Qassim.

Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa. Mereka berunjuk rasa damai untuk menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan pilihan rakyat.

Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan aparat keamanan Arab Saudi, rezim ini menumpas para aktivis dan revolusioner Bahrain dan memenjarakan mereka. (RA)