Dewan Ahli Kepemimpinan Iran Keluarkan Pernyataan Tekait Pemilu
-
Ruang Sidang Dewan Ahli Kepemimpinan RII
Dewan Ahli Kepemimpinan Republik Islam Iran menyatakan bahwa pemilu di Iran merupakan simbol partisipasi rakyat untuk menentukan nasib mereka sendiri
Sekretariat Dewan Ahli Kepemimpinan Iran dalam pernyataan terbarunya, mengapresiasi partisipasi rakyat, pelaksana dan pengawas pemilu di Iran.
Disebutkan bahwa 29 Ordibehesht 1396 Hs (19 Mei 2017) adalah arena ujian lain bagi rakyat Iran, di mana dengan memenuhi panggilan Pemimpin Besar Revolusi Islam, mereka hadir di arena dengan penuh kesadaran dan setelah empat dekade, mengejutkan para analis dan politisi dunia.
Ditambahkan pula bahwa partisipasi luas rakyat dalam dua pemilu: pemilu presiden periode ke-12 dan pemilu Dewan Islam Kota dan Desa periode ke-5, merupakan respon tegas terhadap musuh-musuh Iran, di mana mereka mempertontonkan dukungannya kepada cita-cita Imam Khomeini dan Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam mempertahankan pemerintahan Republik Islam.
Dewan Ahli Kepemimpinan dalam pernyataannya juga meminta Hassan Rouhani, Presiden terpilih Iran untuk melangkah dalam konteks konstitusi dan arahan Pemimpin Besar Revolusi Islam serta perlindungan terhadap darah para Syuhada Revolusi Islam dalam merealisasikan tujuan-tujuan pemerintahan Republik Islam Iran dan tuntutan sah rakyat.
Hassan Rouhani, Presiden petahana Iran terpilih kembali sebagai presiden negara ini dalam pemilu presiden yang digelar pada 19 Mei 2017. Ia mengantongi 23.549.616 suara. (RA)