Qassemi: HAM bagi AS, Sekedar Slogan Semata !
-
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi menilai AS menjadikan hak asasi manusia sekedar slogan demi kepentingan politik untuk menekan negara lain yang tidak sejalan dengan kepentingannya.
"Aksi pemerintah AS menindak para imigran dan memisahkan anak-anak dari orang tuanya jelas menunjukkan sebuah perilaku yang tidak manusiawi dan bertentangan dengan hak asasi manusia," ujar Bahram Qassemi hari Minggu (1/7).
"Sebagian dari kekacauan dalam masalah hak asasi amnusia disebabkan oleh standar ganda komisi HAM PBB terhadap negara lain, dan AS memainkan peran sentral di dalamnya," tegas jubir kemenlu Iran.
Sebelumnya, Human Rights Watch mengkritik keras kebijakan terbaru Presiden AS karena mengabaikan masalah hak asasi mnusia dalam kebijakan domestik dan luar negerinya.
Kecaman tersebut muncul sebagai reaksi atas keputusan Menlu AS, Mike Pompeo, dan Dubes AS untuk PBB, Nikki Haley yang menyatakan keluarnya AS dari keanggotaan Dewan HAM PBB demi membela rezim Zionis Israel.
Di sisi lain, Komisioner HAM PBB menilai langkah pemerintah AS memisahkan secara paksa anak-anak imigran dari orang tuanya tidak bisa diterima.
Pemerintahan Trump saat ini berupaya meningkatkan jumlah pos penjagaan imigran ilegal dan menambah jumlah anggaran keamanan di perbatasan.
Selain itu, kecaman HRW juga berkaitan dengan keputusan terbaru AS melanjutkan aktivitas penjara Gunatanamo.(PH)