Larijani: AS Memandang HAM sebagai Komoditi Dagang
-
Ketua Parlemen Iran Ali Larijani
Ketua Parlemen Republik Islam Iran, Ali Larijani mengatakan, unilateralisme Presiden AS Donald Trump sangat berbahaya dan perilaku ini mengindikasikan bahwa pemerintah Gedung Putih memandang isu HAM sebagai komoditi dagang.
IRIB melaporkan, Ali Larijani di Konferensi kedua Kepala Parlemen Enam Negara kawasan yamg digelar di Tehran membahas isu perang kontra terorisme menambahkan, perilaku Trump telah menghancurkan institusi HAM dan membuat berbagai negara putus asa.
Larijani seraya mengingatkan bahwa AS dan sejumlah negara yang mengklaim memerangi terorisme, namun dalam praktek memanfaatkan fenomnena buruk ini mengatakan, perilaku ini mendorong negara-negara kawasan berpikir membentuk sistem regional untuk melawan terorisme seperti yang dilakukan Iran, Turki dan Rusia di Suriah. Dan ide ini cukup berhasil.
"Di dunia unilateralisme AS, Dewan Keamanan PBB dan lembaga lainnya tidak menjalankan kewajiban mereka. Misalnya di isu Irak, Suriah, Libya dan sejumlah wilayah lain serta sanksi sepihak AS terhadap Rusia dan Iran. Seluruhnya dilakukan tanpa persetujuan Dewan Keamanan dan dewan ini juga tidak menunjukkan reaksi atas perilaku tersebut,"papar Larijani.
Konferensi kedua ketua parlemen enam negara, Iran, Pakistan, Turki Cina, Rusia dan Afghanistan dengan tema perang melawan terorisme dan memperkokoh hubungan internal kawasan digelar mulai hari ini di Tehran. (MF)