Mousavi: Iran tidak akan Menyerah dihadapan Represi AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70243-mousavi_iran_tidak_akan_menyerah_dihadapan_represi_as
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Sayid Abbas Mousavi Jumat malam (17/5) seraya menekankan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah menyerah dihadapan represi ilegal Amerika menjelaskan AS lebih baik menjalankan komitmennya dalam koridor JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB ketimbang menebar ancaman.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
May 18, 2019 03:51 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemenlu Iran Sayid Abbas Mousavi
    Jubir Kemenlu Iran Sayid Abbas Mousavi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Sayid Abbas Mousavi Jumat malam (17/5) seraya menekankan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah menyerah dihadapan represi ilegal Amerika menjelaskan AS lebih baik menjalankan komitmennya dalam koridor JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB ketimbang menebar ancaman.

Menurut laporan IRIB, Sayid Abbas Mousavi mengungkapkan, strategi AS bertumpu pada represi terhadap Republik Islam Iran selama 40 tahun dan ini tetap gagal.

Amerika setelah keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) menerapkan represi total terhadap Iran.

 

Presiden AS Donald Trump Selasa (08/05/2018) secara sepihak dan dengan melanggar komitmen Washington di JCPOA keluar dari kesepakatan internasional ini dan memulihkan kembali sanksi ilegal terhadap Tehran.

 

Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri Amerika maupun di tingkat internasional.

 

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Selasa lalu saat bertemu dengan pejabat pemerintah menjelaskan, opsi pasti bangsa Iran adalah resistensi terhadap AS dan dalam konfrontasi ini, bangsa Iran akan memaksa Amerika mundur.

 

Rahbar lebih lanjut mengungkapkan, musuh Republik Islam Iran khususnya AS menganggap melalui sanksi total mampu memberi pukulan telak kepada Tehran, padahal pertahanan Iran sangat kokoh berkat upaya rakyat dan pejabat pemerintah.

 

Republik Islam Iran memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS, Saudi dan rezim Zionis Israel di kawasan.