Rouhani: Bangsa Iran Tidak akan Menyerah Hadapi Arogansi Musuh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70284-rouhani_bangsa_iran_tidak_akan_menyerah_hadapi_arogansi_musuh
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani Sabtu malam (18/05) mengatakan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah menyerah menghadapi arogansi musuh.
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
May 19, 2019 07:16 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Hassan Rouhani
    Presiden Iran Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani Sabtu malam (18/05) mengatakan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah menyerah menghadapi arogansi musuh.

Rouhani menegaskan, bangsa Iran lebih mengedepankan negosiasi dan logika,  serta menolak klaim pihak yang mengatakan akan menyeret Iran ke meja perundingan.

 

"Bangsa Iran menolak negosiasi seperti ini, bahkan jika seluruh kekuatan dunia berada di belakang mendukungnya," ujar Rouhani dalam pertemuan dengan para budayawan Iran Sabtu malam (18/5).

 

Trump dan JCPOA

 

Presiden Iran juga menjelaskan bahwa dewasa ini selain tiga atau empat negara serta rezim Zionis Israel, tidak ada negara di dunia yang mendukung klaim Amerika. 

 

"Bangsa Iran pastinya akan mengalahkan musuh," tegas Rouhani.

 

Presiden Iran sebelumnya juga menekankan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah tunduk di hadapan agresor dan kubu arogan. Ia mengungkapkan bahwa bangsa Iran akan mengalahkan Amerika dalam perang psikologis ini.

 

Presiden Amerika Donald Trump Rabu malam mengklaim bahwa presiden Iran dalam waktu dekat akan berunding dengan Washington.

 

Trump tengah berhalusinasi dengan mengklaim akan tiba saatnya petinggi Republik Islam Iran menghubungi dirinya untuk sebuah kesepakatan baru.

 

Imajinasi Trump ini diungkapkan ketika Rahbar Selasa lalu dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah, yang menegaskan, tidak akan ada negosiasi dengan Amerika.

 

Ayatullah Khamenei menambahkan, opsti pasi bangsa Iran adalah melawan Amerika dan dalam konfrontasi ini, Amerika akan dipaksa mundur.

 

Amerika setelah keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) pada 8 Mei 2018 melancarkan kampanye dan propaganda total untuk menekan Iran.

 

Republik Islam Iran memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Saudi dan Israel di kawasan.(MF)