Rouhani Peringatkan para Pengacau Perundingan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70753-rouhani_peringatkan_para_pengacau_perundingan
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani Ahad malam (02/06) saat merespon klaim Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo terkait kesiapan Washington berunding tanpa syarat dengan Tehran menandaskan, pihak yang merusak perundingan dan menginjak-injak perjanjian harus kembali ke kondisi normal.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jun 03, 2019 10:46 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Hassan Rouhani
    Presiden Iran Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani Ahad malam (02/06) saat merespon klaim Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo terkait kesiapan Washington berunding tanpa syarat dengan Tehran menandaskan, pihak yang merusak perundingan dan menginjak-injak perjanjian harus kembali ke kondisi normal.

Seperti dilaporkan pusat penerangan kepresidenan Iran, Hassan Rouhani saat bertemu dengan sejumlah dosen dan dokter Iran menambahkan, Iran tidak akan berbicara dengan Washington selama Amerika tidak menyadari bahwa jalan yang dipilihnya adalah keliru.

 

Menlu Amerika sebelumnya menentukan 12 syarat untuk berunding dengan Iran, dan hari Ahad di Swiss ia mundur dari tuntutannya tersebut dan mengklaim Amerika siap terlibat perundingan dengan Iran tanpa syarat. Namun demikian ia masih menekankan dilanjutkannya kebijakan represi sekeras mungkin terhadap Iran.

Menlu AS Mike Pompeo

Sementara itu, Donald Trump pekan lalu dalam selama berada di Jepang menyatakan, jika Iran berminat untuk berunding, kami juga siap.

 

Trump dan kabinetnya senantiasa berbicara mengenai perundingan dengan Iran ketika Washington pada 8 Mei 2018 secara sepihak dan ilegal keluar dari kesepakatan internasional JCPOA serta memulihkan kembali sanksi terhadap Tehran.

 

Kebijakan pemerintah Amerika ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun ditingkat internasional.

 

Washington menyatakan bahwa tujuan sanksi dan represi keras terhadap Iran adalah mencapai kesepakatan baru dengan Tehran yang sesuai dengan padangan Amerika.

 

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Rabu lalu saat bertemu dengan ribuan dosen Iran menyebut negosiasi sebagai taktik Amerika untuk menyempurnakan strategi represi terhadap Iran.

 

Seraya menekankan kembali bahwa Republik Islam Iran tidak akan berunding dengan AS, Ayatullah Khamenei mengatakan, sama seperti yang dijelaskan sebelumnya, alasan menolak bernogsiasi dengan Amerika adalah pertama tidak ada manfaatnya dan kedua malah merugikan. (MF)