Muqawama Simbol Kemenangan dalam Perspektif Rahbar
-
Rahbar Ayatullah Khamenei
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menekankan, pejabat dan bangsa Iran tidak akan tertipu oleh permainan politik presiden Amerika Serikat.
Ayatullah Khamenei Selasa sore (04/06) di depan warga yang menghadiri haul ke-30 Imam Khomeini, pendiri Republik Islam Iran seraya menjelaskan bahwa trik musuh sangat beragam yang terkadang berupa ancaman dan terkadang berupa pancingan menjelaskan, jangan biarkan Amerika mendekat, langkah mereka tidak berkah dan di manapun mereka berada, muncul perang saudara atau kolonialisme serta penghinaan.
Terkait efisiensi jalan dan ideologi muqawama, Rahbar mengatakan, muqawama dan resistensi butuh pengorbanan, namun harga menyerah lebih besar dari harga muqawama.
Muqawama dan kewaspadaan bangsa Iran telah membuat revolusi Islam mampu melewati usia ke-40 dan memasuki dekade ke-50. Resistensi ini yang bersumber dari ideologi dan jalan Imam Khomeini, saat ini mencapai titik defensif dan Iran mampu berdiri tegak dan stabil dalam menghadapi resistensi keras Amerika serta mampu membuat musuh mundur.
Muqawama Republik Islam Iran senantiasa berhasil menjinakkan kebijakan dan konspirasi musuh, dan seiring dengan sejarah 40 tahun revolusi Islam, indikasinya semakin besar. Permusuhan dengan Iran yang dimulai pasca kemenangan revolusi Islam memiliki akad di resistensi logis dan agamis bangsa Iran.
Ideologi muqawama yang bisa diterjemahkan dengan tuntutan independen, meski membutuhkan harga tinggi, namun ia merupakan sarana logis bagi setiap bangsa yang ingin memiliki identitas dan kuat.
Arti resistensi dan muqawama seperti ini yang mendorong bangsa Iran mampu keluar sebagai pemenang dalam menghadapi setiap trik dan tipu daya musuh. Dewasa ini muqawama bangsa Iran mencapai titik paling efektif di mana represi politik dan ekonomi paling kuat Amerika menemui jalan buntu.
Muqawama logis dan prinsipal bangsa Iran dalam menghadapi serangan dan ancaman Amerika memaksa negara ini mengubah sikapnya terhadap Iran.
Tim politik dan militer pemerintahan Donald Trump, presiden AS yang mengancam bangsa Iran bertepatan ketika Washington keluar dari JCPOA dengan menerapkan sanksi, saat ini mereka memilih ungkapan lain yang menunjukkan pengaruh dan efektivitas opsi muqawama.
Bangsa Iran dengan muqawama prinsipalnya mampu meraih kesuksesan besar di bidang sains, politik, ekonomi, pertahanan dan militer. Akar dari berlanjutnya permusuhan AS terhadap bangsa Iran juga disebabkan oleh keberhasilan Tehran di bawah bayang-bayang independensi dan mempertahankannya. Menurut ungkapan Rahbar, ideologi muqawama adalah senjata paling kuat bagi sebuah bangsa.
Muqawama bangsa Iran yang saat ini telah melampaui batasan teritorial, menunjukkan ideologi muqawama Imam Khomeini memiliki sisi logis dan efektif serta dibenarkan oleh bangsa-bangsa yang menuntut kebebasan dan independensi.
Dalam hal ini, Ayatullah Khamenei menyebut landasan pemikiran muqawama, gerakan yang kuat dan cerdas di bidang ini dan tidak kehilangan tujuan sebagai pelajaran dan warisan besar Imam Khomeini bagi bangsa dan pejabat Iran. Rahbar mengingatkan, jalan yang memberikan kehormatan ini secara bertahap mulai meluas dan melampaui teritorial Iran. (MF)