Takht-e Ravanchi: AS harus Akhiri Petualangan anti Iran
-
Wakil Iran di PBB, Majid Takht-e Ravanchi
Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB seraya menjelaskan bahwa AS berulang kali melanggar zona udara Iran mengatakan, Washington harus mengakhir petualangan militer, perang dan terorisme ekonomi terhadap rakyat Iran.
Menurut laporan IRNA, Majid Takht-e Ravanchi Senin sore (24/06) di sela-sela sidang tertutup Dewan Keamanan PBB yang digelar atas permintaan AS dan membahas penembakan drone mata-mata Washington di zona udara Iran mengingatkan, drone ini jatuh empat mil di zona udara Iran.
Seraya menekankan bahwa langkah Iran menembak jatuh drone Amerika sesuai dengan hukum internasional, Takht-e Ravanchi menjelaskan, berdasarkan butir 51 piagam PBB, langkah Iran adalah pembelaan yang sah.
Ia juga mengisyaratkan absennya Iran di sidang ini atas represi Amerika dan mengatakan, Iran sebagai negara yang zona udaranya dilanggar Amerika berhak untuk hadir di sidang ini.
Wakil tetap Iran di PBB juga mengingatkan, Tehran telah mengumumkan kesiapannya untuk berpartisipasi di sidang ini, namun sangat disayangkan Iran tidak dapat menggunakan haknya tersebut.
Takht-e Ravanchi menekankan Iran memiliki data yang akurat dan tidak dapat dipungkiri terkait insiden ini untuk diserahkan kepada Dewan Keamanan.
Wakil tetap Iran di PBB menambahkan, Iran tidak pernah menghendaki perang dan meningkatkan tensi di kawasan Teluk Persia, namun sejumlah pihak menginginkan krisis di kawasan ini sehingga mampu mendorong sejumlah negara untuk membeli senjata dan meningkatkan militerisme di kawasan, ini juga mencakup kedalaman kejahatan di Yaman.
Hari Kamis (20/6) dini hari sebuah drone mata-mata Amerika, RQ-4 Global Hawk menerobos masuk zona udara Iran di wilayah pegunungan Mobarak, Provinsi Hormozgan, dan langsung ditembak jatuh oleh sistem pertahanan AU IRGC. (MF)