Iran akan Bebaskan Tujuh Awak Kapal Tanker Inggris
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Sayid Abbas Mousavi dalam pernyataan terbaru menyinggung kondisi kapal tanker Inggris yang ditahan di perairan negaranya.
Dia mengatakan, Republik Islam dalam melanjutkan kebijakan kemanusiaannya, akan membebaskan tujuh awak kapal Inggris. Menurutnya, Iran tidak memiliki masalah dengan kapten dan awak kapal tanker Inggris.
"Ketika kapal tanker Inggris ditahan, para awaknya juga ditahan. Namun setelah dilakukan penyelidikan yang diperlukan, Iran memutuskan untuk membebaskan sebagian dari mereka, dan keputusan ini didasarkan pada kebijakan kemanusiaan," kata Sayid Mousavi dalam wawancara dengan jaringan televisi Iran, IRINN, Rabu (4/9/2019).
Dia menambahkan, setelah langkah kemanusiaan Iran, tujuh awak kapal tanker Inggris, termasuk awak kapal yang berkewarganegaraan India akan diajukan ke para pejabat berwenang Iran dan setelah itu mereka akan bisa secepatnya meninggalkan negara ini.
"Proses peradilan dan hukum sedang dilakukan untuk menyelidiki pelanggaran kapal tanker Inggris di Iran," pungkasnya.
Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menahan kapal tanker Inggris Stena Impero setelah melanggar hukum maritim internasional di Selat Hormuz pada Jumat, 19 Juli 2019. (RA)