Ketua Baru Parlemen Iran: Amerika, Syaitan Besar!
-
Mohammad Bagher Ghalibaf.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut Amerika sebagai Syaitan Besar dan sumber kejahatan ketika menanggapi pembunuhan seorang pria kulit hitam oleh polisi negara itu.
Ghalibaf dalam sebuah tweet pada Sabtu (30/5/2020) menyinggung tindakan anti-kemanusiaan yang dilakukan polisi AS terhadap warga kulit hitam.
"Sebuah negara dengan struktur politik, peradilan, dan ekonomi yang kejam, sudah lama melancarkan perang dan kudeta, menciptakan kemiskinan, diskriminasi, penyiksaan, perang saudara, dan kerusakan moral di seluruh dunia. Di dalam negeri, mereka berperilaku rasis, menciptakan kelaparan, kemiskinan, dan mencekik dengan lutut. Jika namanya bukan Syaitan Besar, lalu apa? Amerika adalah sumber kejahatan," tulis Ghalibaf.
Kematian warga Afrika-Amerika, George Floyd di tangan polisi memicu kemarahan publik khususnya warga kulit hitam. Mereka yang berang terhadap perlakuan polisi yang rasis, turun ke jalan-jalan dan menuntut pertanggung jawaban atas kasus pembunuhan tersebut. (RM)