Pasukan Loyalis Saudi Jarah Minyak Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i103458-pasukan_loyalis_saudi_jarah_minyak_yaman
Kepala Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi Al Mashat mengatakan bahwa koalisi agresor yang dipimpin Arab Saudi dan AS telah menjarah lebih dari 85 persen minyak dan gas Yaman yang menimbulkan kesulitan bagi orang-orang di wilayah selatan Yaman.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Aug 23, 2021 10:44 Asia/Jakarta
  • Mahdi Al Mashat
    Mahdi Al Mashat

Kepala Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi Al Mashat mengatakan bahwa koalisi agresor yang dipimpin Arab Saudi dan AS telah menjarah lebih dari 85 persen minyak dan gas Yaman yang menimbulkan kesulitan bagi orang-orang di wilayah selatan Yaman.

Televisi Al-Masirah hari Senin (23/8/2021) melaporkan, Mehdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman bertemu dengan Perdana Menteri Pemerintah Penyelamat Nasional Yaman, Abdul Aziz bin Habtour untuk meninjau kinerja pemerintah dalam memberikan layanan kepada warga dan mengurangi masalah mereka.

"Negara-negara agresor, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, berusaha untuk meningkatkan penderitaan rakyat Yaman dengan memperketat sanksi, merebut kapal minyak, makanan dan obat-obatan, dan mengobarkan perang ekonomi," kata al-Mashat dalam pertemuan tersebut.

"Langkah sewenang-wenang baru-baru ini untuk mendongkrak nilai tukar dolar bea cukai dan harga turunan minyak sekaligus untuk menargetkan mata uang nasional sejalan dengan perang ekonomi  Yaman," tegasnya.

Koalisi Saudi menyita kapal-kapal yang membawa produk olahan minyak untuk Yaman, dan memblokade negara itu selama enam tahun hingga negara ini berada dalam kondisi terburuk yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Menurut laporan PBB, kelaparan mengancam kehidupan jutaan orang Yaman, dan negara itu menghadapi krisis kemanusiaan terburuk di dunia. (PH)