Tidak Ada Tanda-tanda Pasukan AS akan Ditarik dari Irak
-
Komite Koordinasi Perlawanan Irak.
Komite Koordinasi Perlawanan Irak mengatakan tidak melihat tanda-tanda bahwa pasukan Amerika Serikat akan meninggalkan Irak menjelang tahun baru.
"Kami secara cermat memantau kepatuhan terhadap butir-butir apa yang disebut dialog strategis (Baghdad-Washington) dan kami tidak mempercayai keseriusan pasukan pendudukan sebagai salah satu pihak di dalam dialog itu," kata pernyataan Komite Koordinasi Perlawanan Irak, Jumat (19/11/2021).
"Kami telah berjanji untuk memberikan waktu kepada negosiator Irak untuk mengusir pasukan penjajah AS dari Irak melalui diplomasi, tetapi kami belum melihat tanda-tanda mereka akan pergi, padahal tahun ini akan berakhir tidak lebih dari 42 hari lagi," tambahnya seperti dikutip televisi al-Mayadeen.
Mereka mencatat bahwa AS telah menambah jumlah pasukan dan peralatan militer di pangkalannya di Irak, dan bahkan sekarang kita mendengar statemen resmi dan semi-resmi dari beberapa pejabat Washington tentang rencana mereka untuk bertahan di Irak dengan dalih diminta oleh Baghdad.
Menanggapi beberapa seruan agar melucuti senjata perlawanan, Komite Koordinasi Perlawanan Irak menegaskan senjata perlawanan akan dipakai untuk mencabik-cabik pasukan pendudukan setelah batas waktu berakhir.
Pada Juni lalu, pemerintah Baghdad dan Washington mencapai kesepakatan bahwa pasukan tempur AS akan ditarik dari Irak pada Desember 2021. (RM)