Kubu Perlawanan Kecewa dengan Pemerintah Irak soal Pasukan AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i110868-kubu_perlawanan_kecewa_dengan_pemerintah_irak_soal_pasukan_as
Anggota Dewan Politik Gerakan al-Nujaba mengatakan, posisi pemerintah Irak tentang kehadiran pasukan AS untuk melatih penggunaan sebagian senjata adalah penghinaan terhadap pasukan tempur Irak dan kemampuan intelektual mereka.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 12, 2021 13:00 Asia/Jakarta
  • Pasukan Gerakan al-Nujaba Irak.
    Pasukan Gerakan al-Nujaba Irak.

Anggota Dewan Politik Gerakan al-Nujaba mengatakan, posisi pemerintah Irak tentang kehadiran pasukan AS untuk melatih penggunaan sebagian senjata adalah penghinaan terhadap pasukan tempur Irak dan kemampuan intelektual mereka.

"Kubu perlawanan akan berusaha untuk mengusir pasukan AS dari Irak, karena tidak ada legalitas hukum untuk kehadiran mereka. Hukum dan norma-norma internasional mengizinkan pasukan perlawanan untuk melawan kehadiran kekuatan penjajah," kata anggota Dewan Politik al-Nujaba, Haidar al-Lami pada Minggu (12/12/2021).

Dia meminta pemerintah Baghdad untuk menjelaskan tentang jenis senjata yang pengoperasiannya membutuhkan pelatihan.

"Ini adalah penghinaan terhadap pasukan tempur Irak dan kemampuan intelektualnya, karena mereka punya kemampuan untuk melatih tentara dunia termasuk pasukan AS," kata al-Lami seperti dilaporkan Rudaw TV.

Ia menambahkan pengalaman AS di Afghanistan dapat disaksikan. Kita melihat kekalahan militer Afghanistan dalam menghadapi Taliban meski sudah dilatih oleh pasukan AS selama 20 tahun.

"Kita sama sekali tidak membutuhkan kehadiran pasukan AS di Irak baik untuk keperluan tempur, konsultasi, maupun pelatihan," tegasnya.

Menanggapi fitnah terhadap kubu perlawanan, al-Lami mengatakan kesuksesan kubu perlawanan dalam menggagalkan skenario AS di Irak telah mendorong mereka untuk menghancurkan kami.

"Senjata milik kubu perlawanan berperan dalam menyelamatkan Irak dan menumpas Daesh," sambungnya.

Mayoritas masyarakat dan kelompok-kelompok Irak menuntut penarikan pasukan teroris Amerika dari negara itu. (RM)