Kubu Perlawanan Irak: Kami tidak Percaya Amerika
-
Pasukan Amerika Serikat di Irak. (dok)
Seorang anggota Gerakan al-Nujaba Irak mengatakan, faksi-faksi perlawanan Islam tidak mempercayai ketulusan niat pemerintah AS untuk menarik pasukannya dari Irak.
Haidar al-Lami mengungkapkan keprihatinannya atas sikap AS yang menunda penarikan pasukan dari Irak.
"Stabilitas Irak tergantung pada penarikan semua pasukan asing," ujarnya pada Senin (20/12/2021) seperti dilaporkan laman al-Maalomah.
Menurutnya, kebijakan Amerika bertujuan untuk membawa krisis ke Irak.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Irak, Brigadir Jenderal Yahya Rasool mengatakan pada hari Minggu bahwa seluruh pasukan asing akan meninggalkan negara ini pada akhir Desember.
"Hanya sejumlah penasihat asing akan tetap tinggal di pangkalan militer Irak untuk melatih pasukan Irak dan mengembangkan kemampuan tempur mereka," tambahnya.
Dia menambahkan pasukan tempur asing secara penuh telah mengosongkan pangkalan Ain al-Assad, dan beberapa pangkalan lain juga telah menyerahkan peralatan pendukungnya, termasuk senjata dan kendaraan lapis baja kepada militer Irak. (RM)